Menu Click to open Menus
Home » HUKRIM » Kasus Dugaan Ijazah Palsu Sekda Flotim Dilimpahkan ke Polda

Kasus Dugaan Ijazah Palsu Sekda Flotim Dilimpahkan ke Polda

(1116 Views) April 15, 2016 2:46 am | Published by | No comment

SEKDA FLOTIM TONCE MATUTINALARANTUKA, aksiterkini.com-Dugaan kasus penggunaan “ijazah bermasalah” Sekda Flotim, Anton Tonce Matutina, yang dilaporkan Gerakan Rakyat Anti Korupsi (GERTAK) Flotim bulan Agustus 2015 silam, kini memasuki babak baru setelah beberapa waktu lalu ditingkatkan statusnya menjadi penyidikan. Kasus yang ditanggani oleh Unit Pidana Khusus Satuan Reserse dan Kriminalitas (Satreskrim) Polres Flotim ini, akhir bulan Maret lalu telah dilimpahkan ke Polda NTT.

Kasat Reskrim Polres Flotim, Iptu Kristian Eoh, SH ditemui aksiterkini.com di ruang kerjanya, Rabu (12/04), menjelaskan, pelimpahan itu dilakukan karena sesuai dengan Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 14 Tahun 2012 tentang Kriteria Managemen Penyidikan Tindak Pidana. Sesuai dengan Perkap tersebut sebuah kasus tindak pidana  memiliki 4 (empat) kriteria. Yaitu: Kasus Mudah, Sedang, Sulit, dan Sangat Sulit. Dan karena Penyidik Polres Flotim mengganggap kasus yang menimpa Sekda Flotim tersebut masuk dalam kategori sangat sulit, maka dilimpahkan ke Polda NTT.

Kasat Reskrim Polres Flotim, Iptu Kristian Eoh, SH“Kenapa sangat sulit? Karena ada beberapa pihak yang harus kami mintai keterangan itu, tersebar di luar wilayah hukum Polres Flores Timur. Contohnya: mungkin di Malang, Universitas Widyagama; terus mungkin juga Dikti; terus, mungkin Kementerian Dalam Negeri terkait dengan edaran dan lain sebagainya itu. Berikut mungkin Pak Gubernur (NTT) juga. Karena beliaulah yang mengangkat (Sekda),” terang Iptu Kristian.

Selain itu, pertimbangan lainnya, sebut Kristian, tidak lain juga untuk menjamin keharmonisan hubungan pimpinan daerah Flotim agar tidak dinilai berbeda proses penanganannya karena kasus dimaksud menyangkut para pejabat. Hal ini dikatakannya, karena selain pihak penyidik Polres Flotim telah meminta keterangan sekitar belasan saksi, Senin (11/4), Wakil Bupati (Wabup) Flotim, Valentinus Tukan telah dimintai keterangan terkait kasus ini.

“Kalau tidak salah Pak Wakil Bupati pada waktu itu (2011) sempat menandatangani ada beberapa kelengkapan administrasi yang kurang (dokumen pengusulan Sekda Flotim). Bukan usulan sebenarnya. Jadi semacam surat pengantar (untuk di)kirim (saja) begitu. Dimintai keterangannya. Artinya semua orang yang dianggap mengetahui, setelah diperiksa-periksa, mungkin penyidiknya bisa lihat lagi mana yang patut dimasukan sebagai saksi atau tidak perlu, itu nanti analisanya pada saat semua keterangan telah dikumpulkan, maka kita akan lihat,” beber Kasatreskrim.

Meskipun kasus dimaksud telah dilimpahkan sepenuhnya di Polda NTT, tambah Kristian, pihak Penyidik Polres Flotim selalu siap menunggu perintah jika dimintai bantuan terkait keterangan saksi-saksi yang telah dilakukan pihaknya. “Prinsipnya kami menunggu perintah lanjutan seperti apa. Polda bisa meminta bantuan kami di sini untuk kami lakukan pemeriksaan tambahan untuk memenuhi petunjuk apabila dianggap keterangan para saksi perlu diperdalam lagi. Termasuk jika nanti dilakukan gelar perkara yang kini telah menjadi kewenangan Polda,” pungkas Iptu Kristian. (Frank Lamanepa)

Topik:
News:

No comment for Kasus Dugaan Ijazah Palsu Sekda Flotim Dilimpahkan ke Polda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *