Menu Click to open Menus
Home » GELIAT DESA » Kampanye Pupuk Organik, BARAKAT Gelar Pelatihan Bagi Gelemur dan Peniti

Kampanye Pupuk Organik, BARAKAT Gelar Pelatihan Bagi Gelemur dan Peniti

(113 Views) September 2, 2018 8:07 am | Published by | No comment

TAPOBARAN, aksiterkini.com – Lembaga Pengembangan Masyarakat Lembata (Barakat) terus mengkampanyekan penggunaan pupuk organik. Tak kurang dari 40 warga masyarakat Desa Tapobaran yang tergabung dalam Kelompok Barek Gelemur (Perempuan Kepala Keluarga) dan Peniti (Perhimpunan Istri-istri Nelayan Sejati) dilatih membuat kompos dan Mol (Mikro Organisme Lokal).

Para anggota Gelemur dan Peniti tampak antusias  dan senang mengikuti pelatihan yang digelar di Desa Tapobaran, Kamis (30/08/2018).

Direktur Barakat, Benediktus Bedil Pureklolon menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk melatih para ibu, baik kepala keluarga perempuan dan istri nelayan untuk mengurangi ketergatungan hidup mereka dari hasil yang diperoleh selama ini. Juga, menjadikan kelompok masyarakat yang mandiri serta untuk mengurangi ketergantungan masyarakat petani terhadap pupuk organik.

“Masyarakat kita latih untuk memanfaatkan bahan-bahan non organik agar dijadikan pupuk kompos juga Mol. Hasil pembuatan pupuk kompos dan mol ini, nanti digunakan untuk tanaman, dan bisa dijual,” ungkap Ben Bedil.

Dalam membantu kedua kelompok ini, Barakat mengundang Kelompok Mama Sayang dari Desa Lamatokan yang telah berpengalaman.

Mama Sofia, ketua kelompok Mama Sayang, tampak bersemangat melatih kedua kelompok dari desa Tapobaran. Dia melatih para ibu untuk membuat Mol. Ada pun bahan-bahan yang dibutuhkan diantara: buah sewalang yang sudah matang, kelapa muda, air tuak, buah pisang yang matang, jambuh mente, sisa makanan, dan gula pasir.

“Bahan tersebut nanti kita campur  dalam satu wadah, kita aduk sekitar 10 sampai 15 menit. Harus ditutup rapat. Didiamkan selama dua hari baru diaduk lagi, dan hasilnya kalo baunya seperti tape. Mol ini sama fungsi dengan F4,” jelas Sofia dalam pembuatan mol.

Dia melanjutkan bahwa mol juga dapat digunakan untuk mempercepat proses pembuatan pupuk kompos.

Dalam kegiatan ini juga, para ibu dari kedua kelompok mengaku senang dan bahagia karena bisa mengikuti kegiatan ini. Menurut mereka, kegiatan ini dapat membantu mengurangi biaya dalam pembelian pupuk untuk tanaman.

“Saya senang dapat ikut pelatihan ini, karena hasilnya nanti akan kami gunakan untuk pupuk sayuran,” ungkap nenek Marta Hea Atawolo.

Petrus Ama Maing, Kades Tapobaran, mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Barakat. Dia juga menyampaikan terima kasih untuk Kelompok Mama Sayang yang telah merelakan waktunya untuk melatih kedua kelompok di Tapobaran.

Dia juga berharap agar Barakat untuk selalu mendampingi kelompok binaan yang telah dibentuknya.

“Semoga kegitan ini dapat berlanjut, dan saya harap kita selalu menjalin kerja sama yang baik demi kesuksesan kita bersama,” harap Ama Mai.

Pada Kegiatan ini juga, Benediktus Polo Mai, Sekda Propinsi NTT menyempatkan diri untuk mengunjungi para ibu yang sedang mengikuti pelatihan pembuatan pupuk kompos dan Mol. Benediktus berharap agar para Ibu tetap bersemangat dalam kegiatan apa saja.

“Mama-mama saya ajak untuk melakukan perubahan dari hal-hal yang paling kecil. Paling penting kita bekerja dari hati karena hasilnya pasti akan kita rasakan,” kata Ben berharap.

Di akhir kegiatan ini, istri Sekretaris Daerah Propinsi NTT, Benediktus Polo Maing pun memberikan sumbangan berupa amplop kepada kedua kelompok di desa Tapobaran yakni Kelompok Barek Gelemu dan Peniti, juga Kelompok Mama Sayang dari Desa Lamatoka. (Sius)

No comment for Kampanye Pupuk Organik, BARAKAT Gelar Pelatihan Bagi Gelemur dan Peniti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.