Menu Click to open Menus
Home » POLKAM » Jumpa Relawan Flobamoratas Flotim, BKH: Jangan Bohongi Rakyat Hanya Untuk Jadi Gubernur

Jumpa Relawan Flobamoratas Flotim, BKH: Jangan Bohongi Rakyat Hanya Untuk Jadi Gubernur

(1266 Views) March 28, 2017 2:54 pm | Published by | No comment

BKH (berbaju biru) ketika berdialog dengan relawan Flobamoratas wilayah Flores Timur di Larantuka. (foto: asten kares)

LARANTUKA, aksiterkini.com – Bakal Calon Gubernur NTT, Dr. Benny Kabur Harman, SH, MH alias BKH terus melakukan pertemuan dengan relawan yang mendukungnya. Senin (27/3), BKH berjumpa relawan “Flobamoratas BKH untuk NTT 1” wilayah Flores Timur dan Lembata di Larantuka. Hadir juga mantan Bupati Flores Timur, Yosep Lagadoni Herin, S.Sos dan koordinator Flobamoratas BKH untuk NTT 1, Yohanes Augusto Masteriano.

Kepada relawan, BKH menegaskan bahwa perjuangannya menjadi Gubernur NTT bukan sekedar hasrat pribadinya untuk memimpin NTT menggantikan Frans Lebu Raya. “Akan tetapi, merupakan tekad kita bersama untuk NTT yang lebih baik. Kalau kita hanya berjuang untuk BKH jadi gubernur dan selesai, menurut saya, kita telah gagal,” ungkap BKH, di hadapan delegasi relawan dari kecamatan-kecamatan di Flotim.

Menurut BKH, relawan juga harus ikut bertanggungjawab terhadap lima tahun kepemimpinannya jika dipercaya rakyat untuk menahkodai NTT. “Ini baru kita sukses mewujudkan NTT baru, NTT yang lebih baik dari sekarang,” tandasnya.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI ini pun melakukan dialog dengan para relawannya. Ada sejumlah informasi yang ditanyakan para relawan kepada BKH, termasuk tentang isu-isu miring soal BKH. Ada juga yang meminta BKH bersikap tegas terhadap para koruptor. Bahkan, mereka meminta BKH menangkap koruptor.

BKH menegaskan bahwa tugas gubernur bukan untuk menangkap koruptor. “Itu tugas aparat penegak hukum. Saya tidak akan bicara kalau itu bukan tugas gubernur. Jangan hanya mau jadi gubrnur lalu membohongi rakyat. Atau jangan menjanjikan sesuatu yang bukan tugas gubernur, nanti kalau tidak bisa dipenuhi maka dibilang bohong lagi,” tandasnya disambut gelak tawa relawan.

Dikatakan, dirinya sudah terbiasa dizolimi saat menjelang pemilihan gubernur. Ketika dirinya memberi penjelasan kepada KPK, malah diberitakan seolah-olah dirinya diperiksa KPK. Padahal, dia sama sekali belum pernah menjadi saksi ataupun disebut namanya dalam persidangan pengadiilan tindak pidana korupsi. “Ada anggota DPR yang namanya disebut di pengadilan. Ada juga yang diperiksa sebagai saksi di pengadlan. BKH tidak pernah disebut dan menjadi saksi di pengadilan korupsi,” tandasnya.

Soal Front Pembela Islam (FPI), BKH menjelaskan bahwa media telah membuat pemberitaan yang menyamakan perjuangannya dengan FPI. “Padahal, konteks atau latar belakang sikap saya dengan FPI itu berbeda. Saya ini menginginkan negara dijalankan atas dasar hukum. Negara ini negara hukum. Sedangkan, FPI berjuang atas dasar pandangan agamanya. Masak samakan saya dengan FPI, atau bilang saya dukung FPI. Lah, ini kan beda,” tandasnya.

Mantan wartawan senior Harian Umum Media Indonesia ini menegaskan bahwa sampai hari ini pemerintahan Joko Widodo tidak menyatakan FPI sebagai organisasi terlarang. “Tapi, ada orang-orang yang ingin membentuk opini di NTT, seolah-olah BKH jadi gubernur akan menguntungkan kelompok tertentu. Cara-cara seperti ini tidak perlu ditiru. Kita tidak perlu meniru cara-cara perjuangan dengan menjelek-jelekan orang lain,” tandas BKH.

Pendiri lembaga Pehimpuna Bantuan Hukum Indonesia (PBHI) ini mengharapkan agar relawan mengenal betul sosok BKH. “Dengan begitu, kita akan mampu mengajak rakyat untuk bersama-sama membentuk NTT Baru, NTT yang lebih baik lagi. Itu spirit perjuangan kita bersama,” tegas BKH.(at01)

Topik: , ,
News:

No comment for Jumpa Relawan Flobamoratas Flotim, BKH: Jangan Bohongi Rakyat Hanya Untuk Jadi Gubernur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.