Menu Click to open Menus
Home » POLKAM » Jegal Rofin Kopong; Sekda, Kepala BKD dan Inspektur Flotim Temui Bawaslu NTT

Jegal Rofin Kopong; Sekda, Kepala BKD dan Inspektur Flotim Temui Bawaslu NTT

(7027 Views) June 1, 2016 9:11 am | Published by | No comment
rofin kopong2

Rofin Kopong, SH


LARANTUKA, aksiterkini.com – Elite birokrasi Flores Timur benar-benar gerah dengan sosok Rofin Kopong, SH. Buktinya, mereka mendatangi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) NTT untuk mempersoalkan rekomendasi yang dikeluarkan Bupati Flores Timur, Yosep Lagadoni Herin, S.Sos untuk Rofin Kopong mengikuti seleksi penerimaan anggota Panitia Pengawas (Panwas) Pilkada Flores Timur.

Tidak tanggung-tanggung, tiga pejabat teras birokrasi Flores Timur, masing-masing, Sekertaris Daerah, Anton Tonce Matutina, BA, SH, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Fidelis Larantukan dan Inspektur Akhmad Betan, SH mendatangi kantor Bawaslu NTT di Kupang, pada hari Senin (30/5) lalu, untuk mempersoalkan rekomendasi Bupati Herin bagi Rofin Kopong. Mereka bertiga menemui Ketua Bawaslu NTT, Nelce Ringu.

Inspektur Akhmad Betan yang dihubungi aksiterkini.com melalui telepon selularnya, tadi petang, membenarkan bahwa dirinya bersama Sekda Matutina dan Fidelis Larantukan menemui Ketua Bawaslu NTT. Akan tetapi, ia tidak bersedia menjelaskan materi yang dibicarakan dengan Bawaslu NTT. “Kami menemani Pak Sekda untuk bertemu Bawaslu karena pak Sekda mau klarifikasi beberapa dokumen,” ucap Betan, singkat tanpa mau bicara panjang lebar.

Akan tetapi, sumber-sumber aksiterkini.com menjelaskan bahwa ketige pejabat teras birokrasi Flores Timur itu berusaha meyakinkan Bawaslu NTT bahwa rekomendasi yang dikantongi Rofin Kopong dari Bupati Flores Timur tersebut adalah palsu. Apalagi, mereka pernah mengajukan nota pertimbangan kepada Bupati Herin untuk tidak memberikan rekomendasi kepada Rofin Kopong untuk mengikuti seleksi Panwas Flores Timur.

Mereka bahkan mengancam akan mempidanakan Bawaslu jika tetap menggunakan rekomendasi Bupati Herin yang dikantongi Rofin Kopong. Apalagi, sebelumnya, dikabarkan bahwa mereka telah mengajukan surat penolakan yang ditandatangani Wakil Bupati Flores Timur, Valens Tukan.

Ketua Panitia Seleksi Panwas Pilkada, Dr. Jhon Tuba Helan menjelaskan bahwa Bupati adalah Pejabat Pembina Kepegawaian di Kabupaten. Sehingga surat dari bupati jauh lebih tinggi daripada pejabat lainnya di kabupaten. “Kalau sudah ada surat dari bupati, maka surat-surat dari pejabat lainnya, termasuk wakil bupati diabaikan atau tidak berlaku,” tandasnya, seperti ditirukan sumber kepada aksiterkini.com.

Beberapa pihak di Larantuka mengharapkan agar Bawaslu NTT tidak terpengaruh dengan upaya oknum-oknum tertentu yang mungkin saja punya niat bermain curang dalam Pilkada Flores Timur. Mereka meminta Bawaslu NTT tidak terpengaruh dengan bujuk rayu pejabat birokrasi Flotim, termasuk kemungkinan menyogok Bawaslu dengan uang.

Bupati Herin sendiri masih bertugas di luar daerah. Namun sumber-sumber aksiterkini.com menegaskan bahwa surat rekomendasi dengan nomor khusus itu benar ditandatangani sendiri oleh bupati. “Bupati sudah tahu kalau ada yang takut jika Rofin Kopong jadi anggota Panwas Pilkada karena akan bersikap tegas di lapangan, yang bisa membuat mereka tidak bisa bermain curang dalam Pilkada tahun 2017 nanti,” ujar sumber yang minta namanya tidak dipublikasikan.(fre/rag)

Topik:
News:

No comment for Jegal Rofin Kopong; Sekda, Kepala BKD dan Inspektur Flotim Temui Bawaslu NTT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *