Menu Click to open Menus
Home » POLKAM » Janjikan Lembata Bersih dari KKN, TITEN Deklarasi di Depan Gua Maria

Janjikan Lembata Bersih dari KKN, TITEN Deklarasi di Depan Gua Maria

(1119 Views) July 8, 2016 5:13 pm | Published by | No comment
TITEN 1

TITEN, Herman YL Wutun (pegang mic) dan Alex Making

LEWOLEBA, aksiterkini.com – Politisi yang meraup suara terbanyak pada putaran pertama Pilkada Lembata 2011 silam kembali mengumbar tekadnya untuk membersihkan Lembata dari praktek kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN). Tidak tanggung-tanggung, deklarasi paket bakal calon Drs. Herman Loli Wutun, MBA dan Drs. Alexander Tupen Makin dideklarasikan di depan gua Maria, setelah upacara misa  yang dipimpin Pater Mikael Peruhe, OFM, Jumat (8/7).

Pada Pilkada 2011 silam, Herman Wutun berpasangan dengan Viktus Murin dan menggunakan tagline TITEN untuk Lembata yang Lebih Baik. “Kalau sekarang, kita mau bikin bae apa? Saya pikir, kita harus bersihkan dulu baru bikin bae. Sehingga sekarang TITEN, Herman – Alex, untuk Lembata Bersih. Kita bersihkan Lembata dari praktek kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN), baru bikin bae,” ungkap Herman Wutun didampingi Alex Making dalam jumpa pers usai deklarasi pasangat bakal calon di sekretariat TITEN, Waikomo, Lewoleba, Lembata, Jumat (8/7), yang disambut tepuk tangan meriah ratusan sanak keluarga dan Tim Suksesnya.

Sebelum jumpa pers yang dipandu Ferdinandus Diri Amajari Lamak, yang sempat maju pada Pilkada Lembata 2006 silam berpasangan dengan Drs. Petrus Boliona Keraf, paket TITEN untuk Lembata Bersih menerima dokumen foto copy KTP dan pernyataan dukungan masyarakat kepada mereka. Ada tiga tim yang bekerja dalam pengumpulan dukungan masyarakat. Yakni, tim Titen yang diserahkan Lukas Onek Narek, Tim AMA (Aleks Making) diserahkan Agus Banin, dan Relawan Rumah Cintah diserahkan Sandro Balawangak.

Herman Wutun tidak menyebut angka pasti berapa KTP dukungan yang berhasil dikumpulkan timnya. “Yang pasti jumlahnya lebih besar dari angka minimal yang ditetapkan KPU sebanyak 7.241 KTP. Jumlah yang sudah disortir dan dimasukan ke komputer sesuai format KPU sebanyak 9.000 lebih. Kalau ditambah dengan sisa yang belum disortir, ya lebih dari 10.000 KTP. Angka persisnya ya dirahasiakan dululah,” ungkap Ketua INKUD tiga periode ini.

Kendati sudah memenuhi syarat minimal untuk mendaftarkan diri melalui jalur perseorangan (independen), Herman Wutun menyatakan tetap melanjutkan komunikasi politik yang sudah dibangun dengan partai-partai politik. Hal ini sejalan dengan identitas politik santun dan bermartabat yang sudah menjadi ciri khas TITEN sejak Pilkada Lembata 2011 lalu.

“Kepada semua partai yang pernah secara intens berkomunikasi dengan kami, keputusan ini sudah dikomunikasikan sebagai bentuk nyata dari kesadaran untuk membangun tradisi politik yang santun dan bermartabat yang sudah menjadi ciri khas TITEN. Ada lima partai politik yang sudah dan sedang terjalin komunikasi. Jika sebelum pendafaran ke KPU, ada dukungan dari partai dan memenuhi syarat untuk didaftarkan ke KPU, maka kita bisa lakukan itu. Tapi, kalau setelah pendaftaran melalui jalur independen baru ada partai yang bergabung, ya mari kita bersama untuk Lembata bersih,” ujar Herman Wutun disambut tepuk tangan pendukungnya.

Kepada seluruh pendukung TITEN baik di Lembata maupun di luar Lembata, Herman menyampaikan bahwa TITEN datang untuk menghidupkan kembali harapan akan Lembata yang lebih baik. Maka, keputusan untuk membangun pemerintahan yang bersih adalah sebuah prinsip final yang tidak bisa ditawar-tawar.

“Siapapun tentu memiliki masa lalu, sehingga dengan masa lalu itu, mari kita melihat ke depan bahwa TITEN berani membangun sebuah kontrak politik dengan rakyat untuk tidak melakukan KKN (korupsi, kolusi dan nepotisme) dalam lima tahun ke depan, jika rakyat menghendaki,” tegas Herman. (fre)

Topik:
News:

No comment for Janjikan Lembata Bersih dari KKN, TITEN Deklarasi di Depan Gua Maria

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.