Menu Click to open Menus
Home » POLKAM » Jamin Kemurnian Pelaksanaan Pilkada, KPU Flotim Gelar Sumpah Adat

Jamin Kemurnian Pelaksanaan Pilkada, KPU Flotim Gelar Sumpah Adat

(2553 Views) May 27, 2016 3:14 pm | Published by | No comment

LARANTUKA, aksiterkini.com — KPU Flores Timur bertekad untuk menyelenggarkan Pilkada langsung secara jujur, adil, dan bermartabat. Mereka berkomitmen sungguh-sungguh dalam melaksanakan Pilkada Flotim sesuai regulasi. Tidak ada kebijakan dan situasi apapun yang mampu mempengaruhi keputusan KPU Flotim dalam menjalankan setiap tahapan Pilkada. Bahkan, mereka akan melakukan sumpah adat untuk menjaga kemurnian penyelenggaraan Pilkada Flotim.

“Kami sadar betul bahwa tensi politik dalam Pilkada itu cukup tinggi, apalagi ini daerah Lamaholot. Karena itu, untuk mempertanggungjawabkan moral kami memberi keyakinan kepada publik bahwa kami benar sungguh-sungguh mau menyelenggarakan Pilkada ini dengan jujur, adil, dan bermartabat, maka pada tanggal 28 (Mei) nanti, kami akan mengikrarkan sumpah kami sebagai penyelenggara secara adat Lamaholot,” tandas Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Flotim Ernesta Katana.

Secara internal, KPU Flotim sudah mulai melaksanakan berbagai kerja sejak 30 April 2016 lalu, yang ditandai dengan adanya sosialisasi melalui pemasangan spanduk dan baliho terkait tahapan, jadwal, dan program kegiatan. Juga, melakukan silahturahmi dengan Kapolres Flotim dan telah membicarakan berbagai hal terkait pengamanan Pikada. Tak cuma itu. KPU Flotim juga sudah menetapkan Peraturan KPU Flotim No 6/2016 dan No 7/2016 pada Minggu 22 Mei 2016.

Ketua KPU Flotim Ernesta Katana didampingi komisioner Fransiskus Vincent Diaz, Gregorius Sule Sanga, Kornelis Abon Tabi dan Ajis Tupen Peka, bersama Sekretaris KPU Flotim, Kondradus Liwu, dalam keterangan kepada wartawan, Kamis (25/5) di Kantor KPU Flotim, menegaskan, “Tahapan pemungutan suara terjadi pada hari Rabu, 15 Februari 2017. Dan, KPU Flotim serta seluruh perangkat kerjanya sudah sangat siap lahir maupun batin melaksanakan seluruh tahapan dan proses Pilkada Flotim 2017. Secara kelembagaan, kesiapan itu akan ditandai dengan launching dan sosialisasi Tahapan Pilkada Flotim 2017 pada Sabtu (28/5).”

Pada Sabtu (28/5), KPU Flotim, memulainya dengan “Jalan Sehat Menuju Pemilu, Jujur, Adil dan Bermartabat”. Kita laksanakan jalan sehat, karena dengan jalan sehat ada tubuh dan jiwa yang sehat, maka pikiran sehat, sikap dan kerja sehat yang bermuara pada sehatnya seluruh proses sehingga hasilnyapun sukses. Maka lahirlah pemimpin yang sehat pula,” katanya.

Kornelis Abon Tabi mengatakan, ada beberapa hal yang berbeda secara mendasar terkait proses penyelenggaraan Pilkada 2017 dibandingkan Pilkada sebelumnya. Bahwa tahapan pemungutan suara hanya akan dilaksanakan dalam satu putaran; mengundukan diri dari PNS, DPR, perangkat pemerintah dan perangkat desa jika ingin maju sebagai calon. “Jadi sedini mungkin kita sampaikan supaya menjadi perhatian bersama. Kami juga menerapkan proses berbasis teknologi informasi. Masyarakat bisa mengakses media kami,” ucapnya.

Terkait dengan daftar pemilih, Gregorius Sanga menjelaskan, juga merupakan salah satu aspek yang membedakan Pilkada 2017 dengan Pilkada sebelumnya. Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) untuk pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah, diturunkan dari KPU Pusat. Data ini diterima KPU dari Kementerian Dalam Negeri.

“Tidak seperti pemilu kali lalu, KPU Kab. Flores Timur langsung berkoordinasi dengan dinas kependudukan terkait dengan data pemilu. Alurnya, KPU berkoordinasi dengan pemerintah. Dan pemerintah menyampaikan DP4 kepada KPU. Setelah diolah oleh KPU menjadi data pemilih, data tersebut diturunkan kepada KPU Kab. Flotim. Selanjutnya, data tersebut kami turunkan kepada rekan-rekan di PPS (Panitia Pemungutan Suara) untuk dilakukan pemutakhiran data,” ujarnya.

Mengenai kepastian data pemilih, Erni Katana menambahkan oleh karena saat ini sedang dalam proses di Kemendagri, maka data pemilih belum dapat dipastikan jumlahnya, meskipun acuan Data Pemilih Tetap (DPT) Pilkada 2017, mengacu kepada DPT Pilpres 2014. Sementara untuk KPU Kabupaten Flotim sendiri, proses ini baru akan terjadi pada 18 Agustus 2016.

“Untuk panitia ad-hoc, KPU Flotim sesuai tahapan dan jadwal akan segera melakukan rekruitmen Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan PPS pada 21 Juni – 20 Juli. Sementara itu, kita juga telah mengagendakan adanya Debat Publik bagi para calon selama dua (2) kali pada bulan Januari 2016. Meskipunkami belum dapat pastikan apakah terjadi dalam ruangan tertutup atau terbuka,” katanya.

Komisioner lainnya, Ajis Tupen Peka, mengatakan sesuai dengan regulasi yang telah diturunkan, maka jadual kampanye bagi para calon akan terjadi 3 (tiga) hari setelah penetapan calon oleh KPU Flotim dan berakhir 3 (tiga) hari sebelum tahapan pemungutan suara dilaksanakan.

“Mengenai telah maraknya berbagai baliho dan spanduk para bakal calon, itu tidak dapat disebut sebagai bentuk pelanggaran. Bagaimanapun hingga saat ini, belum ada calon bupati dan wakil bupati yang akan berkompetisi dalam Pilkada Flotim 2017. Mereka masih dianggap masyarakat biasa yang sedang sosialisasi diri untuk menjadi calon,” sebut Tupen Peka ketika dipersoalkan maraknya spanduk para bakal calon.

Fransiskus Vincent Diaz, menerangkan bagi para pemilih yang tidak terdaftar dalam DPT, juga diberi ruang menggunakan KTP pada saat pemungutan suara. Tetapi harus memenuhi beberapa syarat. Yaitu: terdaftar dalam format Daftar Pemilih Tetap Tambahan Dua (DPTb-2), alamat di KTP harus berada dalam TPS terkait, dan itupun jika surat suara masih tersedia.

“Maka kami sangat mengharapkan seluruh pemilih sebisa mungkin terdaftar dalam DPT. Untuk pemilih DPTb-2, waktu yang diberikan mulai pukul 12.00 hingga 13.00. Itupun jika surat suara masih tersedia. Ini perintah regulasi. Dan kami, KPU Flotim hanya pelaksana regulasi,” terang Diaz. (rag)

Topik:
News:

No comment for Jamin Kemurnian Pelaksanaan Pilkada, KPU Flotim Gelar Sumpah Adat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.