Menu Click to open Menus
Home » POLKAM » Issue Alexs-Yuston Di Pilkada Sikka, Alexs : Masih Proses

Issue Alexs-Yuston Di Pilkada Sikka, Alexs : Masih Proses

(428 Views) May 25, 2017 8:04 am | Published by | No comment

Yuston – Aleks

KOTA KUPANG, aksiterkini.com –  Beredar informasi bahwa Bakal Calon Bupati Sikka, Alexsander Longginus politisi partai PDIP ini akan berpasangan dengan Yohanes Agustino Masteriano atau Yuston sebagai Bakal Calon Wakil Bupati Sikka.

Sebagian besar dari kalangan masyarakat pengguna Media Sosial (Medsos) menyebut bahwa Alexs akan berpasangan dengan Yuston dalam momentum Pilkada Sikka tahun 2018 yang datang.

Alexs Longginus saat dikonfirmasi media ini menyebut bahwa saat ini semuanya masih berproses, sehingga dirinya masih menyesuaikan dengan mekanisme dan prosedur partai.

“Kita sedang mengikuti mekanisme, proses yang formal, kita sedang membuka pendfatran, siapa pun kader dari partai mana pun silahkan mendaftar ke DPC PDIP, sedangkan soal Yuston masih berproses,” ujar Alexs melalui sambungan telepom, Sabtu (20/5/2017) malam.

Disampaikan Alexs, Sampai dengan sekarang dirinya baru kembali dari kecamatan-kecamatan sehingga dirinya juga akan mendaftarkan lagi di PDIP dan belum ada yang namanya paket.

Alexs juga tidak mengandai-andai karena pihaknya ingin ril dalam pilkada ini bukan sekedar seperti orang bermain catur yang sorong sana, sorong sini.

“Kita berpartai, berorganisasi kita tau mekanismenya, kalau orang-orang diluar duduk pasang itu terserah mereka tapi kalau di partai ada mekanismenya,” ujarnya.

Alexs juga mengaku bahwa saat ini dirinya terus membangun komunikasi dengan partai-partai politik lainnya.

“Iya, dengan Golkar juga komunikasi, Gerindra juga kita komunikasi, Sejauh ini baik partai maupun saya sendiri belum ada yang namanya paket,” tuturnya.(penanusantara)

Topik:
News:

No comment for Issue Alexs-Yuston Di Pilkada Sikka, Alexs : Masih Proses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.