Menu Click to open Menus
Home » DESTINASI » Ini Sikap Resmi Pemkab Lembata; Wabup Langoday : Pembangunan Jeti dan Kolam Renang Apung di Pulau Pasir Awololong Tetap Dilanjutkan

Ini Sikap Resmi Pemkab Lembata; Wabup Langoday : Pembangunan Jeti dan Kolam Renang Apung di Pulau Pasir Awololong Tetap Dilanjutkan

(539 Views) January 28, 2019 10:45 am | Published by | No comment

Wakil Bupati Thomas Ola Langoday

LEWOLEBA, aksiterkini.com – Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) maupun Pengguna Anggaran proyek pembangunan jembatan titian (jeti) dan kolam renang apung di Pulau Pasir Awololong harus putar otak. Wakil Bupati Lembata, Thomas Ola Langoday menegaskan bahwa pengerjaan proyek harus tetap dilanjutkan.

Proses pembangunan jeti dan kolam apung di Pulau Pasir Awololong terhenti sejak unjukrasa massa pemuda dan warga nelayan Kota Lewoleba menghadang pemancangan tiang pancang di lokasi proyek, Kamis (24/1/2019) lalu. Aksi massa yang dikoordinir Aliansi Pemuda Peduli Masyarakat Lembata (APPERAL) tersebut bahkan nekad menggelandang alat penumbuk tiang pancang kembali ke darat di kawasan pelabuhan Lewoleba. Sejak itu, pengerjaan proyek praktis terhenti sama sekali.

Asal tahu saja, proyek ini sudah berjalan sejak tahun anggaran 2018 silam. PPK bahkan sudah menyetujui addendum waktu hingga 90 hari kedepan, sampai bulan Maret 2019. Artinya, pelaksanaan proyek ini bisa terus dilakukan bahkan hingga bulan Mei jika sampai Maret belum kelar. Sebab, masih ada toleransi keterlambatan maksimum sampai 50 hari kerja.

Kepada wartawan di Kantor Bupati Lembata, Senin (28/1/2019), Wabup Thomas Ola Langoday menegaskan bahwa pengerjaan proyek tetap berjalan sesuai perencanaan. Ya, “Tetap dilanjutkan sesuai perencanaan, penganggaran pelaksanaan monitoring dan evaluasi,” tandasnya.

Wabup Langoday menegaskan Pemerintah Kabupaten Lembata tetap konsisten dengan tahapan pembangunan yang ada.

Terkait aksi protes yang dilakukan masyarakat, Wabup Langoday menuturkan bahwa Pemda Lembata akan terus melakukan pendekatan persuasif untuk meyakinkan masyarakat akan manfaat dari proyek ini.

Dia juga menjelaskan bahwa pihak kontraktor pelaksana akan terus melakukan pengerjaan sesuai dengan waktu yang ditetapkan dalam kontrak kerja.

“Kontrakor pelaksana atau mitra kita akan mengerjakan sampai bulan Maret 2019 sesuai dengan kontrak kerja dia,” kata Wabup Langoday.

Spanduk yang digelar ketika massa nelayan dan warga Kota Lewoleba menggelar unjukrasa di Pulau Pasir Awololong, Kamis (24/1/2019)

Seperti diketahui, selain APPERAL, aksi unjukrasa juga dilakukan FP2L dan Aliansi Masyarakat Lembata Menggugat (ASTAGA). Aksi unjuk rasa dilakukan ke kantor DPRD Lembata maupun ke kantor Bupati Lembata. Sikap pengunjukrasa serupa, yakni menolak pembangunan jeti dan kolam apung di Pulau Pasir Awololong.

Koordinator APPERAL, Abdul Gafur mengatakan Pemda Lembata telah mengabaikan keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan ini.

Ia menjelaskan Pemda Lembata tidak pernah melalukan sosialisasi dan uji publik kepada masyarakat terkait nilai historis dari keberadaan Pulau Siput Awololong.

Pembangunan proyek jeti apung dan kolam apung ini menurut mereka dengan sendirinya akan menghilangkan aktifitas masyarakat mencari siput. (fre/bentara)

No comment for Ini Sikap Resmi Pemkab Lembata; Wabup Langoday : Pembangunan Jeti dan Kolam Renang Apung di Pulau Pasir Awololong Tetap Dilanjutkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.