Menu Click to open Menus
Home » GELIAT DESA » Ika Wanted Tak Sekedar Nama

Ika Wanted Tak Sekedar Nama

(893 Views) April 10, 2016 8:19 am | Published by | No comment
Ikatan Keluarga Pemuda Wangatoa Trendy (IKA WAnTeD).

Ikatan Keluarga Pemuda Wangatoa Trendy (IKA WAnTeD).

aksiterkini.com, LEMBATA – MESKI belum banyak dilakukan, Ikatan Keluarga Pemuda Wangatoa Trendy (IKA WAnTeD) telah membuktikan keberadaannya, tidak sekedar nama.

Setidaknya, di usianya yang ke 6 tahun ini, IKA WAnTeD telah tiga kali menyelenggarakan even besar sepak bola, WAnTeD Cup. Lainnya adalah bakti sosial di wilayah Kelurahan Selandoro. Layaknya sebuah organisasi, IKA WAnTeD juga melakukan pergantian kepengurusan sesuai AD/ART. Sabtu (13/2/2016), digelar Musyawarah Besar sekaligus perayaan  HUT IKA WAnTeD ke 6 di aula kantor Camat nubatukan.

Kegiatan ini mengusung  tema “membangun organisasi Pemuda yang cerdas, mandiri, dan bermartabat bagi lewotana, bangsa dan negara” IKA WAnTeD adalah wadah untuk menyalurkan aspirasi dan kreatifitas anggota dalam hal ini kaum muda Wangatoa. “Banyak hal kita bisa buat lewat wadah ini,” ujar Ketua Panitia Musyawarah Besar dan HUT  IKA- Wanted, Alfian Ali Putra Rayabelen dalam sambutannya.

Alfian menjelaskan tidak hanya memilih pengurus baru sesuai AD/ART, kegiatan Mubes dan HUT tersebut juga untuk mensosialisasikan bahwa organisasi IKA Wanted bukan sekedar nama namun lebih dari itu, IKA WAnTeD merupakan organisasi yang ada dan  terus berbenah sesuai dengan kemajuan IPTeK  dalam membentuk karakter dan jiwa kaum muda yang dapat dipercaya di masyarakat dan peka terhadap masalah sosial yang terjadi di Lembata ini.

Kegiatan yang dibuka Sekretaris Camat nubatukan juga dihadiri Kabid Pemuda dan olahraga PPo Kabupaten Lembata, Aloysius nedabang. Dalam sambutannya Sekcam nubatukan mengatakan, kegiatan Musyawarah Besar IKA WAnTeD ini diharapakan bisa menghasilkan kader organisasi IKA WAnTeD yang mampu menjawab kebutuhan anggota dan organisasi kedepan, meningkatkan citra organisasi di mata masyarakat dan pemerintah sehingga keprcayaan public tetap terjaga, menjadi pembelajaran anggota dalam memahami pentingnya sebuah tanggungjawab, mengembangkan kreatifitas anggota dan tentunya bisa melaksanakan amanat AD-ART IKA WAnTeD yang mana tertuang dalam tujuan kegiatan Musyawarah Besar ini.

Sekcam juga mengharapkan bahwa kaum muda harus kritis menyikapi pembangunan di negara ini khususnya di Lembata ini. “Ada banyak ketimpangan sosial yang terjadi di masyarakat. orang muda jangan hanya menjadi penonton. Karena dipundakmu lah Lewotana ini akan diestafetkan,” ujarnya. nedabang dalam sambutannya mengarapkan agar dalam berorganisasi harus menghilangkan egoisme, karena itu akan merusak visi dan misi yang tertera dalam AD-ART IKA WAnTeD. IKA WAnTeD juga harus mampu membuka diri terhadap  masyarakat, walaupun berkedudukan di Wangatoa namun nama IKA WAnTeD bisa dihirup di sejagad Lembata ini, dan menjadi contoh bagi kaum muda di lingkungan lain. nedebang juga mengajak IKA Wanted sebagai organisasi kepemudaan agar bisa bekerja sama.

“Ya.. kami terbuka untuk melakukan kerja sama. Kalau ada program yang bisa kita kerja sama ya dengan senang hati kami membantu”. Ketua umum, Agustinus Making, ST yang terpilih kembali sebagai ketua kepada AKSI menjelaskan sejak terbentuk tahun 2010, anggota yang terdata berjumlah 176. Namun dirinya mengharapkan agar semua muda mudi yang ada di Wangatoa bisa bergabung dalam wadah ini.

“IKA WAnTeD sangat terbuka untuk menerima siapapun tanpa terkecuali sesuai yang diamanatkan dalam ADART IKA Wanted”. Soal Wanted Cup, dirinya menjelaskan program rutin tersebut akan segera digelar. “Wanted cup itu tetap kita jalankan karena program rutin. Kita siap menyelenggarakan Wanted Cup. oleh karena itu ke depannya kita akan bentuk kepanitiaan,” ujar Agustinus. (Yossi/Paul Ama Duli)

Topik:
News:

No comment for Ika Wanted Tak Sekedar Nama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.