Menu Click to open Menus
Home » BUDAYA » Hanya 13 Siswa Yang Gagal Ikut UNBK di SMKN I Ile Ape;  Kasek: Lainnya Bisa Ikut !

Hanya 13 Siswa Yang Gagal Ikut UNBK di SMKN I Ile Ape;  Kasek: Lainnya Bisa Ikut !

(479 Views) April 3, 2017 12:34 pm | Published by | No comment

Siswa SMKN I Lewoleba sedang mengikuti UNBK hari pertama. (Foto: San Taum)

LEWOLEBA, aksiterkini.com – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) hari pertama di Lembata, tidak dapat diikuti 13 siswa shift pertama dari 37 siswa SMKN 1 Ile Ape, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata. Namun pada shift kedua dan ketiga, 24 siswa lainnya berhasil mengerjakan soal UNBK itu. Sehingga, hanya 13 siswa yang dinyatakan gagal mengerjakan soal Bahasa Indonesia.

Gusti Peu uma, Proktor atau petugas teknis komputer ditemui aksiterkini.com, di SMKN 1 Ile Ape, Senin (4/4) mengatakan, shift pertama UNBK yang diikuti 13 Siswa, gagal. Sebab, pihaknya gagal melakukan sinkronisasi data. Ketika sinkronisasi dilakukan, muncul pula gangguan jaringan internet.

“Masalahnya adalah gagal sinkronisasi dan jaringan internet yang terganggu. Padahal dua kali simulasi, semua berjalan lancar. Kami hanya memiliki 1 unit computer yang tersambung ke server pusat. Kami menggunakan jaringan Pustelkom yang disediakan E-Forte. Kalau SMKN 1 Lewoleba menggunakan jaringan speedy yang disediakan Telkomsel,” ujar Peu Uma.

Kepala Sekolah SMKN 1 Ile Ape, Agnus Dei Parera menyebutkan, hingga pukul 11.00 Wita, para siswa shift pertama masih menanti membaiknya jaringan internet. Namun setelah berkoordinasi dengan petugas server national, pihaknya memutuskan untuk membatalkan pelaksanaan UNBK pada shift pertama.

“Kita akan membuat berita acara gagalnya UNBK shift pertama untuk dikirim ke pusat. Setelah jaringan internet membaik, kami masukan lagi 12 siswa shift kedua dan berhasil mengerjakan 50 soal Bahasa Indonesia. Kita berharap pada shift ketiga juga tidak terkendala,” ujar Agnus Dei Parera.

Efrasia Marta Abon Solo, siswi SMKN 1 Ile Ape, jurusan administrasi perkantoran, mengaku kecewa karena sudah mempersiapkan diri mengikuti UN tetapi gagal karena jaringan internet buruk. Ia berharap UN susulan 18 April nanti kendala jaringan sudah beres.

Penjabat Bupati Lembata, Sinun Petrus Manuk ketika memantau jalannya UNBK, Senin (4/4) mengatakan, dirinya mencoba merestart komputer server yang digunakan di SMKN 1 Ile Ape sebanyak 3 kali, namun server pusat tetap tidak bisa tersambung.

“Tiga belas (13) siswa yang gagal UNBK ini akan mengikuti ujian susulan tanggal 18 April nanti. Mudah-mudahan kendala teknis tidak terjadi lagi,” ujar Sinun Petrus Manuk.

Sementara, pelaksanaan UNBK di SMKN 1 Lewoleba tidak menemukan kendala. Para siswa di sekolah itu mengerjakan Soal UN tepat waktu. Pada UNBK hari pertama para siswa diberikan waktu 2 jam untuk mengerjakan soal.

Richard Wahon, siswa SMKN 1 Lewoleba, Jurusan Nautika Kapal Penangkap Ikan, usai pelaksanaan UNBK mengatakan, dirinya tidak menemukan kendala saat mengerjakan 50 soal pilihan ganda Mata Pelajaran Bahasa Indonesia pada hari pertama UN. “Aman, jaringan lancar, butuh waktu 2 jam sesuai jadwal shift pertama, soal bisa saya kerjakan,” ujar Richard.(san taum)

Topik: ,
News: ,

No comment for Hanya 13 Siswa Yang Gagal Ikut UNBK di SMKN I Ile Ape;  Kasek: Lainnya Bisa Ikut !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *