Menu Click to open Menus
Home » GELIAT DESA » Gubernur Lebu Raya Kunjungi Pengungsi Korban Gempa di Lembata

Gubernur Lebu Raya Kunjungi Pengungsi Korban Gempa di Lembata

(433 Views) October 14, 2017 5:34 pm | Published by | No comment

LEWOLEBA, aksiterkini.com – Gubernur NTT, Frans Lebu Raya, Sabtu (14/10) mengunjungi Kamp pegungsian di halaman rumah jabatan Bupati Lembata. Dalam kesempatan itu, Leburaya menyerahkan sejumlah sumbangan kepada Pengungsi. Ia juga meminta Kepala Desa dan Tokoh masyarakat yang bermukim di lembah yang diapiti jurang, itu menyerahkan pernyataan sikap untuk direlokasi jika benar mau direlokasi.

Kedatangan Gubernur NTT itu disambut Wakil Bupati Lembata, Thomas Ola Langoday, Dandim 1624 Flotim, Letkol. Inf. Dadi Rusadi, Kapolres Lembata, AKBP Arsdo Ever P. Simatupang,S.IK, Asisten I Setda Lembata, Drs. Nico Padji Liarian, Kepala Bappelitbangda, Kab. Lembata, Drs. Said Kopong, Para Pimpinan OPD Lingkup Setda Lembata, Direktur RSUD Lembata, dr. Bernard.

Dalam kesempatannya mengunjungi para pengungsi, Gubernur Lebu Raya berbincang-bincang dengan para pengungsi. Puluhan ibu-ibu yang berbincang serta menerima sumbangan dari Gubernur sempat meneteskan air mata. Selain pemerintah Propinsi NTT, dalam kesempatan yang sama, Bulog NTT juga turut mrnyerahkan bantuan.

“Besok, bantuan pemerintah Provinsi NTT akan tiba di Lembata. Mudah-mudahan bermanfaat untuk masyarakat,” ujar Lebu Raya.

Lebu Raya pun berbincang-bincang dengan tim dari BMKG Kupang serta BPVMBG Bandung, serta menjenguk dapur umum yang dikelola Tagana.

Noviardi, staf BPVMBG Bandung kepada Gubernur NTT dan rombongan menjelaskan hasil penelitian selama 4 kali menunjukan tingginya kerentanan di Desa Lamagute dan Desa Waimatan terhadap gempa.

“Memang saat ini kelihatan baik-baik saja, tetapi ketika diguncang gempa, pemukiman itu terus menerus terancam. Bisa direkomendasikan untuk relokasi. Warga juga sudah mau jika direlokasi,” ujar Noviardi, staf dari BPVMBG Bandung.

Gubernur Lebu Raya pun meminta Pemkab Lembata mempersiapkan surat pernyataan kesediaan direlokasi oleh kepala Desa dan tokoh masyarakat dua Desa paling rawan gempa itu.

“Kalau saat ini kan orang masih trauma dengan bencana gempa sehingga mau direlokasi, tetapi kalau sudah aman masyarakat bisa berubah sikap lagi. Maka perlu pernyataan kesediaan untuk direlokasi,” ujar Leburaya. (Hosea)

No comment for Gubernur Lebu Raya Kunjungi Pengungsi Korban Gempa di Lembata

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *