Menu Click to open Menus
Home » HUKRIM » Eks PPK Lembata Kutuk Aksi Premanisme Terhadap Ketua KPU Lembata

Eks PPK Lembata Kutuk Aksi Premanisme Terhadap Ketua KPU Lembata

(799 Views) May 17, 2017 6:24 pm | Published by | No comment

LEWOLEBA, aksiterkini.com – Merespon tindak kekerasan yang dilakukan Melky Pranata Koedoeboen, SH terhadap Ketua KPU Lembata, Petrus Payong Pati, Kamis (11/5/2017) di kantor DKPP-RI, Jakarta, bekas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) sekabupaten Lembata buka suara. Mereka mengutuk tindakan Melky, dan menilainya sebagai bentuk pelecehan terhadap penyelenggara pemilu.

“Kami mewakili seluruh mantan Penyelenggara Pemilu Tingkat Kecamatan Se-Kabupaten Lembata, menyatakan prihatin dan mengutuk keras aksi premanisme yang dilakukan Melky terhadap Ketua KPU Lembata.”

Elias Keluli Making, dkk, merasa penting untuk menyerukan bahkan mengutuk tindakan tersebut.

“Kami menyatakan prihatin dan mengutuk tindakan penganiayaan yang dilakukan Melky Pranata Koedoeboen, SH. Tindakan main hakim sendiri jelas adalah sebuah perbuatan yang tidak berprikemanusiaan. Bahwa tindak kekerasan yang dilakukan Melky Pranata Koedoeboen, SH tidak semata kepada Petrus Payong Pati, namun kekerasan sebagaimana yang dialami Petrus Payong Pati adalah bentuk pelecehan terhadap institusi KPU, mengingat kehadiran Petrus dalam sidang pembacaan putusan DKPP atas aduan dugaan pelanggaran kode etik, adalah dalam kapasitasnya sebagai Ketua KPU Lembata,” tegas Keluli Making, mantan ketua PPK Nubatukan.

Adapun himbauan Keluli Making dan kawan-kawan sebagai berikut: Pertama, Kami menghimbau semua pihak yang peduli, terutama institusi KPU untuk terus mengkawal proses hukum kasus penganiayaan yang dilakukan Melky Pranata Koedoeboen, SH hingga tuntas.

Kedua, btindak kekerasan untuk dan atas nama apapun tidak dibenarkan, apalagi dilakukan oleh Melky Pranata Koedoeboen, SH yang dalam kesehariannya diketahui berprofesi sebagai Pengacara. Penganiayaan yang dilakukan Melky terhadap Ketua KPU Lembata bukan saja bentuk pelanggaran hokum, namun Melky secara sadar melecehkan profesi pengacara.

“Karena itu, kami menghimbau KPU untuk mengadukan Melky Pranata Koedoeboen, SH ke Asosiasi Pengacara yang memayunginya, serta mendesak pihak asosiasi untuk mencabut ijin beracara Melky Koedoeboen SH.”

Ketiga, bahwa aksi premanisme yang dilakukan Melky adalah sebuah tindakan berencana yang kami duga melibatkan orang lain. “Karena itu, kami mendesak pihak kepolisian Menteng untuk mengusut tuntas, menangkap serta memproses hukum siapa saja terlibat dalam kasus penganiayaan terhadap Ketua KPU Lembata.” 

Keempat, Mendesak Kepolisian Menteng untuk segera menetapkan status tersangka dan segera menangkap dan menahan pelaku, agar pelaku tidak melarikan diri, atau bisa mengulangi perbuatannya. Apalagi alat bukti yang diperlukan untuk memproses hukum kasus ini telah terpenuhi.

Kelima, Mendesak Paket Titen sebagai pihak pengadu untuk mengklarifikasi posisi Melky Pranata Koedoeboen, SH, mengingat klarifikasi yang dirilis beberapa media online oleh Bapak Petrus Bala Patyona dalam hal ini sebagai kuasa hukum Paket Titen, membantah jika pelaku bukan Kuasa Hukum Paket Titen. (yosi kares)

Topik: , ,
News: ,

No comment for Eks PPK Lembata Kutuk Aksi Premanisme Terhadap Ketua KPU Lembata

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.