Menu Click to open Menus
Home » GELIAT DESA » Ecosoc Right Latih Pelaksanaan Undang-Undang Desa Berbasis Hak

Ecosoc Right Latih Pelaksanaan Undang-Undang Desa Berbasis Hak

(326 Views) April 26, 2018 3:26 am | Published by | No comment

LEWOLEBA, aksiterkini.com – The Institute Ecosoc Right bekerjasama dengan Norwegian Center for Human Right (NCHR) menggelar pelatihan pelaksanaan Undang-undang Desa selama empat hari, tanggal 24-27 April 2018, di Hotel Annisa, Lewoleba, Lembata. Kegiatan dipandu Sri Palupi, anggota Pengarah MDI.

Menurut Palupi, undang-undang desa telah dipahami secara keliru sekedar sebagai adanya dana desa. “Ini merupakan masalah serius. Sebab banyak aturan dalam undang-undang desa yang justru lebih berbasis hak daripada sekedar adanya ketersediaan dana bagi desa,” tegasnya.

Dia mengharapkan bahwa pihak pemerintah kecamatan maupun kabupaten tidak boleh melakukan intervensi terhadap pengelolaan dana desa. “Faktanya banyak masalah justeru muncul karena adanya intervensi dari pemerintah tingkat atas, baik kabupaten maupun kecamatan,” ucap Palupi.

Karena itu, Palupi mengharapkan agar pemerintah desa, BPD dan masyarakat desa memahami secara utuh undang-undang desa. “Sehingga pengelolaan dana desa tepat sasaran dan bisa mengatasi permasalahan-permasalahan di desa. Hak-hak masyarakat desa bisa dilayani secara baik oleh pemerintah desa,” tandasnya.

Palupi mengapresiasi desa-desa di Lembata yang sudah mengembangkan BUMDes untuk mengelola potensi-potensi yang dimiliki desa. Seperti Desa Hadakewa yang mengembangkan BUMDes untuk mengelola potensi ikan teri hasil tangkapan nelayan. “Ini bisa dipromosikan menjadi BUMDes percontohan,” ujarnya.

Begitu juga dengan desa-desa di kawasan semenanjung Ile Ape, yang membangun bak penampung air hujan (PAH). “Ini contoh-contoh kreatifitas di desa yang bisa jadi pembelajaran bagi desa-desa lainnya,” ucap Palupi.

Selain Palupi dan dua staf The Institute for Ecosoc Right, hadir pula Mr. Aksel dari Norwegian Center for Human Right. Mereka mengapresiasi semangat peserta dari empat kecamatan – Ile Ape, Ile Ape Timur, Lebatukan dan Nubatukan. Juga, hadir dua orang pendamping desa dan Kepala Seksi Pemerintahan dari Kecamatan Nubatukan.(fre)

No comment for Ecosoc Right Latih Pelaksanaan Undang-Undang Desa Berbasis Hak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.