Menu Click to open Menus
Home » HUKRIM » Dua Anggota DPRD Lembata Mulai Jalani Hukuman di Lapas; Ipi Bediona: Ini Pertapaan !

Dua Anggota DPRD Lembata Mulai Jalani Hukuman di Lapas; Ipi Bediona: Ini Pertapaan !

(1001 Views) August 3, 2018 5:04 am | Published by | No comment

Putri bungsu Bediona Philipus menyaksikan sendiri ayahnya memasuki pintu gerbang depan Lapas Lembata, Jumat (3/8/2018). (Foto: Fredy Wahon)

LEWOLEBA, aksiterkini.com – Dua anggota DPRD Lembata, Bediona Philipus, SH, MA dan Fransiskus Limawai Koban, SS mulai menjalani masa hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Lembata, Lewoleba, Jumat (3/8/2018). Keduanya dijatuhi vonis bersalah oleh Pengadilan Negeri Lembata atas tuduhan melakukan pemalsuan dokumen DPRD Lembata tahun 2014 silam.

Bediona Philipus jadi anggota DPRD Lembata dari Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI). Sedangkan, Fransiskus Limawai saat ini sedang menjabat Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Amanat Nasional (PAN). Keduanya, sedang menjalani masa jabatan kedua, periode 2014 – 2019.

Tidak ada yang istimewa dalam proses eksekusi putusan Mahkamah Agung (MA) atas keduanya. Bediona dan Limawai datang sendiri ke Lapas Lembata di kawasan Waikilok ditemani keluarga. Limawai hanya ditemani adiknya dengan sepeda motor. Istrinya pun tidak ikut datang ke Lapas.

Sedangkan, Bediona datang ke Lapas ditemani istri dan kedua putrinya. Beberapa kolega pun datang ke Lapas. Bediona terus berusaha meminta para koleganya agar menerima peristiwa eksekusi sebagai sesuatu yang wajar dan biasa saja.

Jaksa Dedy Fajar Nugroho

Kepada aksiterkini.com, Bediona Philipus mengatakan bahwa dirinya dan keluarga sudah sangat siap menjalani keputusan Mahkamah Agung ini. “Ini pertapaan. Ya, kami dua (Fransiskus Limawai) akan menjalani pertapaan selama satu tahun kedepan,” ujarnya santai sembari tertawa lepas.

Bediona dan Limawai sudah datang ke Lapas sejak pukul 09.00 Wita. Mereka harus menunggu beberapa waktu karena jaksa masih menyiapkan dokumen serah terima ke pihak Lapas. Sehingga mereka baru masuk ke dalam Lapas sekitar pukul 11.00 Wita. Hanya kedua terhukum yang masuk, para pengantar menunggu di pintu depan Lapas.

Setelah semua dokumen diselesaikan, perwakilan keluarga diijinkan menemui Bediona dan Limawai. “Yang lain belum bisa besuk. Tunggu satu minggu kedepan baru bisa besuk. Sekarang baru masuk, sehingga kami belum bisa ijinkan,” jelas sipir Lapas Lembata.

Asal tahu saja, proses hukum terhadap keduanya menyita perhatian publik yang luas. Ini berkaitan dengan penyiapan dokumen DPRD Lembata untuk diajukan ke Mahkamah Agung atas dugaan pelanggaran peraturan perundang-undangan yang dilakukan Bupati Eliaser Yentji Sunur. Begitu MA meminta klarifikasi kepada Bupati Eliaser Yentji Sunur, justeru dia mengadukan dugaan pemalsuan ke Polres Lembata. Penyidik Polres kemudian menetapkan keduanya menjadi tersangka, dan sempat mereka dua sempat menjalani tahanan penyidik Polres Lembata.

Setelah menjalani persidangan di PN Lembata, keduanya divonis bersalah oleh Majelis Hakim dengan putusan nomor: 35/Pid.B/20/2015/PN.Lbt. Melalui kuasa hukumnya dari kantor Ahmad Bumi dan rekan, keduanya melakukan banding. Namun putusan Pengadilan Tinggi Kupang justeru menguatkan putusan PN Lembata. Namun mereka terus melakukan upaya hokum kasasi ke Mahkamah Agung. Sayangnya, putusan MA juga menguatkan kembali putusan Pengadilan Tinggi Kupang dan PN Lembata. Mereka diganjar dengan hukuman kurungan badan selama satu tahun.

Jaksa dari Kejaksaan Negeri Lewoleba, Dedy Fajar Nugroho, SH kepada aksiterkini.com dan Flores Pos, menjelaskan bahwa pihaknya melakukan eksekusi berdasarkan putusan Mahmakah Agung. “Mereka divonis satu tahun, tapi kan dipotong masa tahanan. Kan waktu proses penyidikan sempat ditahan. Jadi mereka tidak akan disini (Lapas-Red) sampe satu tahun,” ujarnya.

Dia mengakui bahwa putusan MA sudah terjadi sejak akhir tahun 2017 silam. Namun pihaknya baru melakukan eksekusi karena berbagai pertimbangan, terutama keduanya masih menjalani tugas-tugas penting sebagai anggota DPRD Lembata.(fre)

No comment for Dua Anggota DPRD Lembata Mulai Jalani Hukuman di Lapas; Ipi Bediona: Ini Pertapaan !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.