Menu Click to open Menus
Home » POLKAM » Dinilai Tak Seirama, Pelaksana Tugas Kadis Pertanian Lembata Dicopot

Dinilai Tak Seirama, Pelaksana Tugas Kadis Pertanian Lembata Dicopot

(653 Views) January 11, 2018 12:30 pm | Published by | No comment

Bupati Eliaser Yentji Sunur dan Wabup Thomas Ola Langoday

LEWOLEBA, aksiterkini.com – Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur makin beringas? Entahlah. Tapi, aksi pembebastugasan pejabat terus berlanjut. Kali ini, giliran pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Lembata. Gara-gara telat hadiri rapat yang dipimpinnya, Kanisius Tuaq dicopot dari jabatannya.  

Ini merupakan pencopotan yang ketiga kalinya, setelah sebelumnya Bupati Sunur membebastugaskan Sekretaris Daerah, Drs. Petrus Toda Atawolo, MSi dan Kepala Badan Polisi Pamong Praja, Basilius Boli, SH. Tugas Sekda dijalankan oleh Plt Sekda Atanasius Aur Amuntoda. Sedangkan, posisi yang ditinggalkan Basilius Boli dilaksanakan sekretarisnya.

Kanis Tuaq dicopot lantaran terlambat datang ke ruang rapat Kantor Bupati, Kamis (11/1/2018) guna mengikuti rapat koordinasi yang dipimpin Bupati Sunur didampingi Wabup Dr. Thomas Ola Langoday, SE, MSi dan Plt Sekda Atanasius Aur Amuntoda.

Seperti dikutip dari laman victorynews.id, Bupati Sunur, Wabup Langoday, Plt Sekda Amuntoda, para asisten, dan seluruh pimpinan OPD lain sudah berada di ruang rapat.

Sebelum rapat dimulai, Bupati Sunur diberi laporan bahwa hanya Kanisius Tuaq yang belum hadir. Bupati Sunur  langsung marah dan segera menonaktifkan Tuaq saat ia masuk ketika rapat sedang berlangsung.

Ketika dikonfirmasi di kantornya, Bupati Sunur mengatakan, selama ini ia sudah memantau kinerja Kanisius Tuaq, yang sudah tidak seirama. Karenanya, dia dinonaktifkan.

“Bupati pimpin rapat kok terlambat. Kadis definitif semua sudah hadir, bupati dan wakil bupati sudah di dalam. Tapi Plt kadis terlambat,” kata Sunur.

Menurutnya, langkah tegas itu sebagai peringatan bagi para pimpinan OPD lainnya agar tak melakukan hal yang sama.

Kanisius Tuaq, SPt

Ia menegaskan, jika sudah tak mampu maka ia akan menggantikannya dengan pejabat lain yang bisa seirama. Sebab, lanjutnya, untuk bisa membawa Lembata ke arah kemajuan harus seirama. “Sekarang irama harus sama. Kalau tidak ngapain. Bikin capek diri,” tandasnya.

Wabup Langoday menambahkan, ia bersama Bupati Sunur dan seluruh ASN saat ini sedang berupaya membangun mental dan disiplin ASN. Sebab, tanpa disiplin kerja yang tinggi dan mental yang prima maka Lembata yang produktif, berdaya saing untuk kesejahteraan tak dapat diwujudkan.

“Kuncinya ada di Sekda, teman-teman OPD semua. Kalau satu jalan lambat, kau kita tinggalkan. Ganti dengan yang lain. Ini warning untuk semua. Kita tidak kenal kau dari Ile Ape, kau dari Kedang. Yang penting begitu lambat kau pinggir dulu kita kasih kesempatan yang lain,” tegas Langoday.

Karena itu, menurut Wabup, mengganti pejabat yang sudah tak sejalan dan seirama diharapkan tidak lagi mengganggu sistem. Jika tak segera diganti akan mengganggu sistem. Sebab, semua merupakan mata rantai yang saling mengikat. Hal yang menimpa Plt Kadis Pertanian dapat pula menimpa ASN lainnya.

“Siapa yang gerak lambat minggir dulu. Rolling jalan terus sampai dapat yang seirama, satu hentakan kaki,” katanya.

Sementara untuk menggantikan posisi Kanisius Tuaq, sebut dia, akan segera diterbitkan SK Bupati sekaligus menunjuk Plt Kadis yang baru.

“Sekretaris akan langsung menjadi Plt dan harus dilakukan secepatnya agar begitu keputusan diambil diikuti administrasi, serah terima dan mulai menjalankan tugas,” katanya.(*/fre)

No comment for Dinilai Tak Seirama, Pelaksana Tugas Kadis Pertanian Lembata Dicopot

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.