Menu Click to open Menus
Home » POLKAM » Dihadiri Tokoh Agama Lain, Uskup Launching Tahun Ekologi di Lembata

Dihadiri Tokoh Agama Lain, Uskup Launching Tahun Ekologi di Lembata

(615 Views) February 24, 2017 9:19 am | Published by | No comment

Uskup tanam pohon pucuk merah di halaman gereja Maria Beneaux, Lewoleba, dalam launching tahun ekologi 2017.

LEWOLEBA,  aksiterkini.com Didahului dengan misa bersama unsur pemerintah daerah dan seluruh umat dari empat paroki di Keuskupan Larantuka, Uskup Larantuka, Mgr Fransiskus Kopong Kung, Pr secara resmi melaunching pembukaan tahun ekologi di Keuskupan Larantuka di Lembata, Jumat (23/2). Acara tersebut juga dihadiri tokoh umat dari agama Islam, Protestan dan Hindu.

Dalam misa yang dipimpin uskup dan sekitar 20 an imam dan dimeriahkan oleh koor dari SMA Frater Lewoleba, Uskup mengatakan kisah penciptaan mengingatkan kita bahwa dulu ada tamab eden, ada sungai yang membelah taman dan ada pohon buah, ada pohon kayu dan ada binatang-binatang yang diberi nama apa saja, bukan tidak mungkin Lembata menjadi taman eden. Menjadi tanggungjawab bersama untuk membuat Lembata seperti taman eden.

“Untuk itu Keuskupan  Larantuka bersama pemerintah membangun kemitraan bersama untuk menanam sejuta pohon dalan tahun ekologi. Mari menjadikan Lembata sebagai ibu, saudari, rumah untuk kita hidup dalam kerukunan dan mendandaninya dengan pohon buah, pohon kayu agar kita bisa berdekatan dengan sumber-sumber air,” ujar Uskup.

Ketua MUI Lembata,H. Hidayat Sarabiti ikut menanam anakan pohon pucuk merah di halaman Gereja Maria Beneaux, Lewoleba.

Sementara itu Sekpas Keuskupan Larantuka, Rm Eduardus Jebarus dalam sambutannya dalam acara launching mengatakan Keuskupsn Larantuka menetapkan tahun 2017 sebagai tahun ekologi. Dan APP 2017 juga mengambil thema selamatkan ibu bumi. Rm Edu juga mengatakan apresiasi atas antusiasme pemerintah Kabupaten Lembata dalam kemitraan dengan keuskupan untuk menyelamatkan lingkungan. “Kemitraan bersama ini akan dicatatkan dalam sejarah Lembata pun  Keuskupan Larantuka,” ujarnya

Ketua DPRD, Ferdinand Koda dalam sambutannya mengatakan ekologi terkait dengan maaslah lingkungan dan Keuskupan Larantuka sudah memulai, pemerintah juga sudah mengingatkan dampak masalah lingkungan, bahkan adat istiadat dan budaya kita juga mengatur soal lingkungan. Karena itu mari bersama menyelamatkan lingkungan.

Sementara Penjabat Bupati, Drs Sinun Petrus Manuk yang mengutip alm El Tari dengan slogan tanam.. tanam.. tanam sekali lagi tanam, mengatakan perlu menambah dengan merawat. Target sejuta pohon mudah-mudahan tumbuh semua dan terawat semuanya, ujar Manuk. Ditegaskannya inisiasi menanam sejuta pohon bukan datang dari pemerintah daerah Kabupaten Lembata tetapi Keuskupan Larantuka. Dalam komitmen bersama, keuskupan yang menyiapkan umat agar menyediakan lahan dan pemerintah menyediakan bibit serta bantuan teknis dan penyuluhan.

Penjabat Bupati Lembata, Sinun Petrus Manuk sedang menyiram anakan pucuk merah yang baru ditanam.

Sementara Uskup menyampaikan tahun ekologi menjadi bermakna karena kerja sama gereja dan pemerintah. Ini bukan atas prakarsa siapa-siapa tetapi prakarsa Tuhan yang menitipkan kita pada bumi untuk dijaga sebagai ibu, saudari dan rumah.

Launching ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Lembata, pembukaan selubung pada spanduk bertuliskan tahun ekologi, penanaman pohon pucuk merah oleh Uskup, Penjabat Bupati Lembata, para tokoh umat agama lain serta Asisten II, Gabriel Bala Warat.(fincebataona)

Topik:
News:

No comment for Dihadiri Tokoh Agama Lain, Uskup Launching Tahun Ekologi di Lembata

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *