Menu Click to open Menus
Home » POLKAM » Di Hari Pencoblosan, SPBU Buka Lebih Awal dan Tutup Lebih Lama

Di Hari Pencoblosan, SPBU Buka Lebih Awal dan Tutup Lebih Lama

(469 Views) February 14, 2017 3:22 pm | Published by | No comment

Penjabat Bupati Lembata, Sinun Petrus Manuk melakukan sidak ke SPBU Lamahora bersama Kapolres Arsdo Simatupang.

LEWOLEBA, akstiterkini,com—Mengatasi antrian panjang pengisian BBM di SPBU pada  hari pencoblosan, Rabu (15/ 2/2017) yang bertepatan dengan Pilkada Lembata, waktu buka SPBU yang biasanya pukul 07.30 Wita dipercepat pukul 05.00 Wita. Demikian pula jam tutup yang biasanya pukul 16.30 Wita diperpanjang hingga pukul 18.00 Wita.

Kesepakatan menambah waktu buka SPBU tersebut dilakukan saat Penjabat Bupati Lembata, Drs Sinun Petrus Manuk bersama Kapolres Lembata, AKBP Arsdo Simatupang, SIK dan Kajari Lembata, Didi Haryono mendatangi dan memantau langsung antrian panjang di SPBU yang berada di seputaran Lamahora tersebut, Selasa (14/2/2017) siang. Penjabat, Kapolres, Kajari dan Asisten II, Gabriel Bala Warat juga menemui pengelola SPBU, Nazir Amiruddin.

Khusus untuk kepentingan Pilkada, kebutuhan BBM kendaraan KPU, Panwaslih, TNI Polri dan kendaraan pemerintah yang mobile ke desa-desa sudah disiapkan. Karena itu Manuk dan Kapolres memastikan Pilkada akan berjalan aman dan terkendali.

Manuk juga membantah ada upaya mengagalkan Pilkada di Lembata seperti yang disinyalir beberapa warga. “Tidak ada upaya menggagalkan Pilkada. Ini murni cuaca yang buruk dan karamnya kapal pengangkut BBM,” ujar Manuk.

Sementara Kapolres menegaskan situasi Pilkada  di Lembata aman terkendali meskipun sedang terjadi kelangkaan BBM. “Semua kendaraan yang mengantar logistik juga sudah sampai di tempat dalam kawalan aparat. Situasinya aman sampai saat ini. Mohon doa agar besok Pilkada juga berjalan dengan aman,” ujar Simatupang

Untuk kebutuhan tersebut, Pengelolah SPBU, Nasir Amiruddin mengatakan menambah kuota. Selama ini untuk kebutuhan masyarakat, disiapkan 25 ton per bulan untuk premium.

Seperti disaksikan, antrian masayarakat yang datang ke SPBU di Lamahora, Kota Lewoleba membentuk antrian panjang sejauh 2 km lebih. Itu baru antrian sepeda motor. Belum lagi antrian mobil roda empat dan roda enam.

Kelangkaan BBM di Kota Lewoleba disebabkan karena kapal pengangkut BBM, KM Alfian dari Pertamina Larantuka ke Lewoleba karam dihantam gelombang beberapa waktu lalu.

Ada juga yang mensinyalir bahwa kelangkaan BBM di kota Lewoleba disengaja untuk melumpuhkan aktivitas masyarakat menjelang pilkada.

Kelangkaan BBM ini, aktivitas warga Kota Lewoleba nyaris lumpuh. Beberapa PNS terpaksa terlambat karena kendaraan roda duanya kehabisan bensin, terpaksa menunggu ojek. Itu pun hanya beberapa ojek saja yang beroperasi dengan harga melambung, misalnya, dari Waikomo ke kantor bupati yang biasanya Rp. 10.000 menjadi Rp. 50.000.

Sementara itu, beberapa penjual enceran dipinggir jalanpun menaikan harga jual sekaligus mengurangi isian bensin menjadi hanya ¾ dengan harga Rp. 20.000 sampai Rp. 30.000.

Bukan hanya bensin yang langka. Minyak tanahpun menjadi langka. Anye de Ornai, salah seorang ibu rumah tangga di bilangan Wangatoa, terpaksa membeli minyak tanah di Adonara. (fincebataona/sandrowangak)

Topik:
News:

No comment for Di Hari Pencoblosan, SPBU Buka Lebih Awal dan Tutup Lebih Lama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *