Menu Click to open Menus
Home » POLKAM » Dekatkan Pelayanan Publik, Lukas Witak Yakin Mampu Kembalikan Kepercayaan Rakyat Terhadap Pemerintah

Dekatkan Pelayanan Publik, Lukas Witak Yakin Mampu Kembalikan Kepercayaan Rakyat Terhadap Pemerintah

(957 Views) September 7, 2016 1:56 am | Published by | No comment

Lukas - Edi Winners2LEWOLEBA, aksiterkini.com – Mantan birokrat senior di Lembata yang memilih pensiun dini dan bakal ikut bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017 mendatang, Ir. Lukas Lipataman Witak yakin akan mampu mengembalikan kepercayaan rakyat terhadap pemerintah. Pun, dia bertekad mendekatkan pelayanan publik dengan mendistribusikan wewenang dan sumber daya ke tingkat kecamatan.

Materi kumpulan gagasan Lukas Witak yang diterima aksiterkini.com di Lewoleba, Rabu (7/9/2016), menyebutkan bahwa dia akan fokus pada empat (4) misi utama yang akan dilaksanakan jika terpilih menjadi Bupati Lembata 2017-2022. Yakni, meningkatkan pelayanan, meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), meningkatkan pemanfaatan sumber daya alam (SDA) dan meningkatkan penerimaan/pendapatan asli daerah (PAD). Khusus meningkatkan pelayanan, Lukas Witak menekankan pada 18 point penting, baik menyangkut pengelolaan tata pemerintahan, pengembangan dan pengelolaan potensi lokal maupun menyangkut kerjasama dengan pihak ketiga atau mitra pemerintah seperti pers, LSM dan swasta.

Dia mengakui bahwa kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah sedang dalam masalah. Karenanya, dia bertekad, “Mewujudkan Pemerintahan yang bersih dan bebas KKN, berkeadilan serta transparan sebagai upaya dalam mengembalikan trace kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.”

Dikatakan, pihaknya akan berupaya mendekatkan pelayanan publik. Ya, “Pemerintah melakukan upaya pendekatan pelayanan publik, dengan melakukan manejerial wewenang dan distribusi seluruh sumber daya pendukung yang ada di tingkat kabupaten seperti sumber daya manusia, sumber daya keuangan, wewenang dan sumber daya teknis, ke tingkat kecamatan atau sehingga pembuatan Kartu Tanda Penduduk, Kartu Keluarga, dan Akte Kelahiran dapat langsung diselesaikan tanpa harus ke ibukota kabupaten sehingga melahirkan pemerintahan yang kreatif dan efektif,” tandasnya.

Tak cuma itu. “Pemerintah mempunyai jalur informasi yang efektif dalam mengcover masalah-masalah daerah yang bersifat pelayanan publik dengan pemanfaatan komunikasi jaringan sehingga tercipta jaringan pemerintahan yang informatif dan berbasis desa seperti pembayaran listrik, air, pembelian pupuk, cicilan motor, dan lain-lain dapat dilakukan lewat transaksi online yang telah tersedia di setiap desa,” papar mantan asisten keuangan, ekonomi dan pembangunan kabupaten Lembata selama 14 tahun ini.

Lebih jauh, mantan pelaksana tugas Dinas Kesehatan, Dinas Perikanan dan Dinas Energi, Sumber Daya Energi dan Mineral (ESDM) Lembta ini, menginginkan agar pengelolaan tata pemerintah yang baik oleh aparatur yang professional, memiliki spirit, etos kerja, dan komitmen yang tinggi serta didukung sumber informasi yang handal sehingga dapat menjamin kinerja pemerintah dalam peningkatan pelayanan masyarakat sehingga tercipta kepastian hukum, transparansi dan akuntabilitas publik. “Kita perlu lakukan reformulasi Struktur Organisasi dan Tata Kerja Birokrasi yang berorientasi pelayanan publik berbasis IT,” tegasnya.

Menyangkut proses rekruitmen pejabat eselon, Lukas Witak menyatakan bahwa pihaknya akan menerapkan sistem lelang jabatan secara terbuka untuk menghasilkan pemimpin SKPD yang berkompoten dan berintegritas.

Dia juga berencana melakukan reformasi perencanaan dan penganggaran secara terpadu hulu dan hilir berbasis potensi lokal yang nyata dan dimiliki.

“Kita perlu menciptakan tata kelola yang terpadu dan terintegrasi terhadap pembangunan perikanan dan kelautan sebagai potensi lokal yang nyata,” tandasnya, seraya menambahkan bahwa stabilitas kehidupan sosial politik dan sosial budaya yang dinamis perlu diwujudkan dalam mendorong peningkatan investasi lokal dan nasional ke dalam daerah.

Untuk melakukan sharing terhadap publik, Lukas Witak menyebutkan bahwa media, institusi serta lembaga-lembaga investigasi dalam hal pengawasan daerah perlu diberi ruang yang seluas-luasnya dalam mendapatkan informasi ke masyarakat. “Sehingga tercipta pemerintahan yang transparan dan akuntabel,” tandasnya.

Lukas Lipatama

Ir. Lukas Lipataman Witak

Menyangkut penegakan hukum yang sering diributkan masyarakat, Lukas Witak menyatakan bahwa dirinya menginginkan penegakan hukum tanpa pandang bulu. Juga, “Menyelesaikan segala macam proses hukum yang tidak berkepastian, seperti masalah sengketa tanah,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa pemerintah harus mampu menjadi fasilitator, mediator serta pendorong yang aktif terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Dia menginginkan agar desa dan kota ditata menjadi Desa Sehat dan Kota Hijau sebagai pendorong terciptanya lingkungan sehat dan  nyaman bagi masyarakat dan menjaga keberlangsungan ekosistem.

Lebih jauh, Lukas Witak menjelaskan bahwa dirinya berniat membuat sistem prioritas infrastruktur daerah. “Ini sebagai langkah kongkrit pemerintah dalam pemerataan pembangunan di wilayah-wilayah yang belum terfokus pada masalah infrastruktur lokal, yang berdampak terhadap terganggunya aktifitas hidup masyarakat. Beberapa soal yang masih dirasakan masyarakat seperti pembangunan irigasi, terminal,  pasar, dan jembatan,” tegasnya, seraya menambahkan bahwa pihaknya akan menjalin dukungan penuh dari propinsi dan pusat untuk menuntaskan pembangunan infrastruktur lokal ini.

Pemerintah, kata dia, harus menjadi mitra sekaligus media pengawas dalam peningkatan pelayanan publik. “Ini bisa dilakukan dengan memaksimalkan sistem pengawasan daerah yang komprehensif dan responsif sehingga tercipta pemerintahan yang memberikan pelayanan kepada masyarakat yang melahirkan keadilan. Contohnya, pengawasan masalah air bersih, listrik dan layanan komunikasi,” kata dia.

Dikatakan bahwa pemerintah harus menjaga sumber-sumber hidup masyarakat sebagai upaya dalam menjaga stabilitas dan harmonisasi kehidupan bermasyarakat dan bernegara. “Contohnya, menjaga ladang masyarakat dari bahaya banjir atau kekeringan, termasuk menjaga dominasi pasar terhadap pemodal besar yang mematikan ekonomi mikro,” tegas Lukas Witak, seraya menekankan pentingnya meningkatkan pengelolaan data statistik serta hasil kajian pembangunan guna penyusunan perencanaan yang lebih berkualitas.

Lukas Witak mengaku yakin melakukan kerjasama dengan pemerintah pusat, provinsi, dan daerah-daerah maju serta organisasi atau lembaga lainnya. Dengan begitu, diharapkan masyarakat dapat memberikan masukan bagi pengembangan potensi sumber daya pendukung teknis kebutuhan masyarakat. “Kita perlu membuat divisi khusus agar masalah tertentu dapat diatasi secara komprehensif dan cepat,” tandasnya. (fre)

Topik:
News:

No comment for Dekatkan Pelayanan Publik, Lukas Witak Yakin Mampu Kembalikan Kepercayaan Rakyat Terhadap Pemerintah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.