Menu Click to open Menus
Home » BUDAYA » DBP3N Kemenpar RI Dorong Pariwisata NTT Lewat Samana Santa

DBP3N Kemenpar RI Dorong Pariwisata NTT Lewat Samana Santa

(701 Views) April 16, 2017 2:00 am | Published by | No comment

DBP3N Kemenpar, Esthy Reko Astuty. (foto: santaum)

LARANTUKA, aksiterkini.com – Jumat, 14 April 2017, Larantuka benar-benar dibanjiri manusia. Ribuan bahkan bisa mencapai jutaan peziarah, yang berasal dari sekitar Flores dan kota-kota lain di Indonesia serta mancanegara turut meramaikan perhelatan akbar Semana Santa di Larantuka yang digelar dari 12 – 16 April 2017 di Larantuka, Flores Timur ini sebagai bagian dari tradisi perayaan Hari Raya Paskah umat Katolik.

Kemeriahan dan kekhidmatan tradisi yang memiliki riwayat begitu panjang sejak Portugis datang ke pulau Flores ini dipandang mampu meningkatkan kunjungan wisatawan ke wilayah Provinsi di bagian timur Indonesia ini.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata (DBP3N Kemenpar), Esthy Reko Astuty dalam kunjungan kerjanya di Larantuka menyampaikan kekayaan potensi wisata religious di Flores Timur mampu mendorong potensi wisata di NTT.

“Event Semana Santa dapat ikut mendorong promosi pariwisata di Flores karena tidak hanya mampu menarik minat wisatawan domestik dan mancanegara, Flores Timur juga memiliki kekayaan potensi pariwisata yang begitu beragam dan menarik untuk dipasarkan, seperti wisata reliji, keindahan alam dan budaya serta kulinernya,” ujar Astuti.

Esthy Reko Astuti menjelaskan bahwa tahun ini Labuan Bajo dan tentu saja Flores dalam cakupan wilayah yang lebih luas masuk dalam 10 Destinasi Pariwisata Terpopuler. Oleh karena itu, seperti halnya ajang Semana Santa ini, Nusa Tenggara Timur telah menawarkan agenda event pariwisata dan destinasi yang makin menarik dan beragam sepanjang tahun, antara lain Tour de Flores, Pasola, perburuan ikan paus di Desa Lamalera di Lembata, dan lain-lain.

“Saya yakin melalui penyelenggaraan beragam event pariwisata yang dikelola dengan baik dan berkualitas, kunjungan wisatawan ke Flores akan semakin marak,” ujarnya, bersemangat.

Sementara itu, Penjabat Bupati Flores Timur, Emmanuel Kara menuturkan,  Semana Santa atau Pekan Suci yang merupakan sebuah perayaan liturgi dan devosi umat Katolik di Larantuka telah digelar sejak lebih dari setengah abad yang lalu dan menjadi ikon pariwisata penting dirasakan banyak pihak telah berhasil meraih popularitas bukan hanya di Indonesia namun juga di berbagai negara serta membawa dampak ekonomis yang cukup positif.

Untuk menarik semakin banyak wisatawan untuk datang ke Flores, khususnya Larantuka, Pemerintah Daerah menggali berbagai potensi destinasi pariwisata seperti wisata selam, pantai, memancing ikan dan berbagai potensi wisata budaya serta mengupayakan untuk menghadirkan sebuah agenda event pariwisata yang baik.

Puncak rangkaian Semana Santa 2017 di hari Jumat Agung di Larantuka ditandai dengan begitu semaraknya peziarah dan wisatawan lainnya yang mengikuti prosesi Mengantar Tuan Menino dari Kapela Tuan Menino di daerah Sarotari menuju ke Pante Kuce, Pohon Sirih.

Puluhan perahu motor yang membawa peziarah dan pelancong mengiringi bero, perahu dayung kecil yang membawa arca Tuan Menino menyusuri selat Lewotobi berlangsung di saat matahari tepat berada di atas kepala. Ada sejumlah prosesi lainnya dilaksanakan setelah itu antara lain Prosesi Mengantar Salib Mesias Anak Allah, Prosesi Mengantar Salib Yesus, Upacara Kebaktian dan Prosesi Imam Jumat Agung mengelilingi Kota Larantuka bersama para peziarah di malam hari.

Rangkaian perhelatan Semana Santa berakhir hari Minggu, 16 April yang diakhiri dengan Perayaan Misa Kebangkitan Tuhan yang dilaksanakan sepanjang hari.(san taum)

No comment for DBP3N Kemenpar RI Dorong Pariwisata NTT Lewat Samana Santa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.