Menu Click to open Menus
Home » GELIAT DESA » Bupati Sunur Resmikan Perpustakaan Desa Aulesa

Bupati Sunur Resmikan Perpustakaan Desa Aulesa

(77 Views) April 27, 2019 10:12 pm | Published by | No comment

AULESA, aksiterkini.com – Masyarakat Desa Aulesa, Kecamatan Ile Ape Timur patut berbangga. Perpustakaan Desa yang menelan biaya sebesar Rp 96.642.830 dari Alokasi Dana Desa akhirnya diresmikan Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur pekan lalu, di Desa Aulesa.

Kegembiraan masyarakat Desa Aulesa tak terbendung lagi saat rombongan Bupati Lembata tiba di gerbang desa Aulesa. Warga masyarakat, para Kepala Desa dan Ketua BPD  se-Kecamatan Ile Ape Timur menyambut gembira kehadiran Bupati Sunur. Hujan lebat yang mengguyur tidak mengurangi niat warga untuk berjumpa dengan orang nomor satu Lembata yang untuk  kedua kalinya melakukan kunjungan kerja di Desa Ebak Tekalesa, Tanah Uaken Tepelesu. Penerimaan diawali dengan lantunan Oreng /litani  dalam bahasa  daerah dan suguhan adat. Disemarakan dengan tarian adat.

“Hari ini hari penuh berkat bagi seluruh masyarakat Desa Aulesa. Kami merasa sangat  berbahagia dengan kehadiran Bupati Lembata, Bapak Eliazer Yantji Sunur bersama  semua pimpinan OPD  ke desa ini. Kunjungan Kerja (Kunker) ini amat penting dan strategis. Karena meresmikan Taman Bacaan dan Perpustakaan Desa yang kami bangun dengan dana ADD tahun 2018,” ungkap Kepala Kepala Desa Aulesa, Silvester Sili.

Menurut Sili, pembangunan infrastruktur ini menelan biaya sebesar Rp.96.642.830, dengan rinciaan sebagai berikut: pembangunan fisik Rp. 75.880.200.96, pengadaan buku-buku sebanyak 85 judul buku  menelan biaya Rp 11.230.280, sedangkan peralatan dan perlengkapan perpustakaan lainnya sebesar Rp. 9.532.339,31. Dengan demikian total ADD secara keseluruhan mencapai Rp. 96.642.830.27.

Kades Sili juga menyampaikan ada tantangan yang dihadapinya karena kunjungan/minat baca  masyarakat  dan anak-anak sekolah di Desa Aulesa dan desa-desa tetangga sangat tinggi mengingat Kecamatan Ile Timur  hanya satu-satunya desa Aulesa yang memiliki perpustakaan desa. “Untuk itu, kami mohon kepada pemerintah melalui Bupati Lembata agar kami dapat difasilitasi berupa buku-buku untuk menambah literatur di perpustakaan yang baru dibangun ini. Karena buku-buku yang ada merupakan pemberian dari donatur perorangan dan LSM Menza,” pinta Kades Sili.

“Saya coba melihat lokasi ini dan penempatan bangunan. Alam yang berada di sekitar gedung perpustakaan bagitu indah. Namun saya bertanya dalam hati. Gedungnya sudah ada. Apakah masyarakat hanya meminjam buku dan baca dirumah atau baca dibawa pohon? Lokasi ini perlu adanya daya tarik, pasar kita mana ? Anak-anak dari PAUD karena membaca ini milik kita semua. Karena orang tua kita ini kadang tidak membaca lagi. Mereka lebih banyak baca hati,baca pakai perasaan. Marah juga termasuk literasi. Dan literasi yang benar yang bagaimana? Marah dengan sopan santun,marah bukan dengan tangan. Marah dengan tutur kata,tidak perlu marah pakai ceritera dan ceritera itu penuh didalam Perpustakaan atau dalam gedung  ini,” ungkap Bupati Sunur.

Lebih jauh Sunur menjelaskan, jangan  makan jagung, bukan melarang  makan jagung tetapi  belajar anak mengambil jagung sendiri tapi baca dalam buku ini  bagaimana cara menanam jagung,disiniah gudang ilmunya kita. Inilah salah satu titik peradaban kita karena membaca adalah membuka cendela dunia. Tempat ini bisa menjadi sentra pertemuan dan posyandu. Bisa untuk duduk berembuk warga desa baik skala besar maupun skala kecil.  Jadi tempat ini  perlu dimaanfaatkan sesuai peruntukannya.

“Pemerintah sebenarnya tahun kemarin mengalokasikan anggaran untuk Perpustakaan Desa. Tapi ada larangan tidak boleh hibah kepada perpustakaan Desa sehingga buku-buku kita tetap tersimpan di kabupaten. Pemerintah juga akan berusaha untuk membantu para  kepala desa yang mempunyai  inovasi dan keberanian mencerdaskan masyarakat melalui alokasi pembangunan ini. Kabupaten Lembata sejak tahun 2017 telah mendeklarasikan diri sebagai  Kabupaten Literasi. Karena itu,  para kepala desa yang lain  ayo berlomba berinovasi dan inprovisasi dalam literasi membangun desa,” ajak Sunur. (VQ/Dinas Kominfo Lembata/pariwara)

No comment for Bupati Sunur Resmikan Perpustakaan Desa Aulesa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.