Menu Click to open Menus
Home » GELIAT DESA » Buntut Penahanan Kades Lewoeleng, Pater Vande dan Keluarga Temui Sekda Atawolo

Buntut Penahanan Kades Lewoeleng, Pater Vande dan Keluarga Temui Sekda Atawolo

(2257 Views) May 10, 2016 5:46 pm | Published by | 2 Comments
Pit Atawolo

Drs. Petrus Toda Atawolo, MSi

LEWOLEBA, akiterkini.com – Kepala Desa Lewoeleng terpilih, Markus Corsini Raring masih mendekam di ruang tahanan Polres Lembata. Namun rumor yang berkembang di desanya menyebutkan bahwa Sekretaris Daerah Lembata, Drs. Petrus Toda Atawolo, MSi adalah sutradara dibalik kemelut tersebut. Buntutnya, keluarga Markus Corsini Raring menyambangi Sekda Atawolo di ruang kerjanya, Selasa (10/5/2016).

Rombongan keluarga Markus Corsini Raring terdiri dari kedua orang tuanya, Wihelmus Wato Raring dan Bibiana Kaido Mudaj, kakaknya Pater Vande Raring, SVD, Gabriel Raring dan adiknya Mikael Alexander Raring. Mereka ditemani seorang tokoh masyarakat Bernadus Sesa Manuk, dan aktivis Komunitas Rumah Cinta Sumarlin Wuwur dan Agustinus Nuban.

Mereka menyambangi Sekda Atawolo di ruang kerja Sekda, di kantor bupati Lembata, kawasan Lamahora, Lewoleba. Sempat menunggu lama, akhirnya Sekda menyetujui pertemuan dengan keluarga kades terpilih. Sekda didampingi Kabag Humas Setda Lembata, Karel Kia Burin, SH.

Pater Vande Raring, kepada aksiterkini.com usai pertemuan itu menjelaskan bahwa, keluarga punya maksud baik untuk meluruskan dan mengklarifikasi segala macam polemik yang terjadi di tengah masyarakat berhubungan dengan kasus yang menimpa Markus Corsini Raring. Ya, “Kami keluarga berniat baik untuk bertemu Pak Sekda untuk meluruskan dan mengklarifikasi informasi-informasi liar atau isu yang menyebar di tengah masyarakat berhubungan dengan kasus yang menimpa saudara kami Markus Corsini Raring, yang mana secara tidak langsung itu membunuh kharakter keluarga, dan juga Markus sendiri. Padahal, proses hukum sedang berjalan. Hukum sajalah yang berbicara,” papar Pater Vande, soal maksud kedatangan keluarga Markus Corsini Raring tersebut.

Di kampung asalnya, jelas Pater Vande, nama Sekda Atawolo disebut-sebut sebagai sutradara dalam gosip atau informasi liar tersebut. “Kita mau ketemu sekda karena informasi yang beredar di masyarakat, sekda Lembata Petrus Toda Atawolo disebut-sebut sebagai sutradara dalam gosip atau informasi liar tersebut, yang mana akan menghancurkan keluarga Raring, terkhusus keluarga kami, terkhusus saudara kami, seolah-olah Markus Raring ini penjahat berat,” ujarnya, prihatin.

Jadi, sambung Pater Vande, “Kami datang mencari tahu dan meminta klarifikasi. Apa benar Pak sekda pernah mengeluarkan pernyataan bahwa Markus, sesuai dengan hasil uji forensik di Bali, ijazahnya palsu, karena yang menandatangani ijazah itu adalah Pit Raring. Dan, pernyataan Sekda yang mengatakan bahwa saya (Sekda) ini, orang nomor tiga (3) di Lembata maka saya akan berusaha untuk Markus penjara 5 sampai 6 tahun sehingga tidak ada kemungkinan lagi untuk jadi kepala desa.”

Kontan saja, Sekda Atawolo membantah tuduhan tersebut. “Itu salah tafsir dari masyarakat yang mendengar karena saya hanya bilang, sebagai pejabat saya punya wewenang untuk cari informasi ke polisi. Dan, informasi ke polisi bahwa dokumen ijazahnya palsu tapi pembuktiannya lewat pengadilan,” tegas Sekda Atawolo, kepada keluarga.

Sekda Atawolo menjelaskan bahwa dirinya bertindak sesuai regulasi. Tetapi yang memaksa supaya Markus tidak harus dilantik itu adalah Bupati. “Bupati yang perintahkan supaya Markus Corsini Raring itu dicoret. Sampai pada hari terakhir pelantikan bupati masih sempat tanya pada asisten 1, apa masih 58 atau 57 kepala desa yang akan dilantik? Kalau 58 saya tidak mau lantik, tetapi kalau 57 saya akan lantik. Karena 57 maka pelantikan itu dilaksanakan. Padahal ada kepala desa yang lain juga bermasalah dalam ijazah, namun dilantiknya. Kita ini kan bawahan, jadi kita ikuti saja,“ tegas Sekda Atawolo. (osy)

Topik:
News:

2 Comments for Buntut Penahanan Kades Lewoeleng, Pater Vande dan Keluarga Temui Sekda Atawolo

  • ade bapa says:

    Pilkada Lembata 2017 akan menjadi solusi terbaik penyelesaian kasus ini. Salam perjuangan untuk sebuah perubahan yang berkeadilan..!

  • Gerard Langobellen says:

    ada beberapa kepala desa yg baru dilantik terindikasi iajzah palsu, ada yang sudah dilaporkan tapi sampai hari ini tidak ada tindak lanjutnya. harap di cek kebenarnya untuk kepala desa dikesare. terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *