Menu Click to open Menus
Home » HUKRIM » Bernard Tanya, Dosen Undana Jadi Calon Hakim MK

Bernard Tanya, Dosen Undana Jadi Calon Hakim MK

(758 Views) March 17, 2017 4:48 am | Published by | No comment

Bernard L. Tanya

JAKARTA, aksiterkini.com Calon hakim Mahkamah Konstitusi (MK) pengganti Patrialis Akbar mulai terpetakan. Panitia Seleksi (Pansel) Hakim MK mengumumkan 12 nama calon hakim konstitusi yang lolos seleksi tahap pertama. Hampir seluruhnya merupakan akademisi. Termasuk, Bernard L. Tanya, dosen Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang.

Selain Bernard L. Tanya, muncul mantan Kepala PPATK, Muhammad Yusuf, pakar hukum tata negara Universitas Andalas, Saldi Isra, dan mantan Dirjen Perundang-Undangan Kemenkum HAM, Wicipto Setiadi.

Anggota Pansel MK, Maruarar Siahaan menjelaskan, ke-12 calon tersebut lolos seleksi administrasi dengan berbagai pertimbangan. Termasuk di dalamnya adalah latar belakang dan karya tulis yang diajukan. “Kompetensinya dari segi hukum dan konstitusi dapat terlihat di karya tulisnya,” terangnya saat dikonfirmasi kemarin.

Ke-12 nama itu sudah disebarkan kepada sejumlah instansi terkait untuk menelusuri rekam jejaknya. Baik kepada Komisi Yudisial (KY), KPK, PPATK, dan lembaga lain yang terkait. Yang paling diharapkan tentu KY. Sebab, KY memiliki jaringan di berbagai daerah untuk menelusuri aktivitas keseharian para calon. Di luar itu, pansel juga meminta masukan langsung dari masyarakat.

Para calon akan menjalani tes kesehatan pada 13-16 Maret. ’’Untuk wawancara, baru kami lakukan pada 27 dan 29 Maret,’’ lanjut mantan hakim konstitusi itu. Selain oleh pansel, wawancara juga akan dilakukan dengan mengundang dua penguji tamu.

Setelah itu, pansel baru akan bersidang kembali untuk menentukan tiga nama terbaik yang hendak diajukan kepada presiden. Bila tiga nama itu sudah diajukan, maka tugas pansel selesai. Presiden akan menggunakan hak prerogatifnya untuk memilih satu dari tiga nama tersebut.

Dosen Undana, Bernard L. Tanya ketika dikonfirmasi koran ini, Jumat malam mengaku baru mengetahui informasi dirinya lolos menjadi calon hakim konstitusi. “Saya baru dapat kabar juga. Mohon dukungannya untuk menghadapi tahap seleksi selanjutnya,” kata Bernard melalui telepon seluler, malam tadi. Saat dihubungi, Bernard mengaku sedang berada di Kalimantan.

Dia menjelaskan, dirinya hanya mencoba ikut seleksi calon hakim konstitusi tersebut. “Semua yang mendaftar total 45 orang. Sebagian besar dari akademisi. Persaingan selanjutnya akan lebih ketat,” kata Bernard.

Sementara itu, M. Yusuf maupun Saldi Isra belum bersedia dimintai komentar mengenai lolosnya mereka. Yusuf beralasan wawancara media akan membuat dirinya seolah mengiklankan diri sendiri. Sementara itu, Saldi sedang menguji disertasi mahasiswa S-3 di Universitas Gadjah Mada Jogjakarta.

Mantan Ketua MK, Jimly Asshiddiqie mengapresiasi lolosnya 12 nama tersebut. ’’Nama-nama itu bagus-bagus, tinggal presiden pilih satu,’’ ujarnya. Menurut dia, yang paling utama adalah para calon itu harus mengerti betul soal konstitusi. Sebab, secara kelembagaan MK sudah tergolong paripurna.

Jimly yakin siapapun yang akan dipilih Presiden nanti merupakan orang yang tepat untuk MK. ’’Mungkin tidak harus negarawan, tapi yang potensial menjadi negarawan,’’ ujarnya.

Jimly juga memuji kualitas pansel. ’’Pansel kali ini orangnya saya tahu betul, dan mereka memang bagus,’’ katanya. Kredibilitas tersebut membuat dia yakin pansel akan meloloskan sosok-sosok terbaik untuk diajukan kepada presiden. (*/timex)

 

Calon Hakim MK

  1. Abdul Rasyid Thalib (Dosen Universitas Tadulako, Palu)
  2. Bernard L Tanya (Dosen Universitas Nusa Cendana, Kupang)
  3. Chandra Yusuf (Pengacara Litigasi dan Konsultan Hukum Korporasi)
  4. Eddhi Sutarto (Kabid Fasilitas Bea dan Cukai Kanwil Ditjen Bea dan Cukai Jateng-DIY)
  5. Hotman Sitorus (PNS Kemenkum HAM)
  6. Krishna Djaya Darumurti (Dosen Fakultas Hukum Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga)
  7. Mudji Estiningsih (Lembaga Adiministrasi Negara)
  8. Muhammad Yamin Lubis (Ahli Hukum Agraria Universitas Sumatera Utara, Medan)
  9. Muhammad Yusuf (Mantan Kepala PPATK)
  10. Muslich K.S (Dosen Universitas Islam Indonesia, Jogjakarta)
  11. Saldi Isra (Dosen Universitas Andalas, Padang)
  12. Wicipto Setiadi (Staf Ahli Bidang Sosial Kemenkum HAM)

Sumber: Pansel MK

 

 

Topik: ,
News: ,

No comment for Bernard Tanya, Dosen Undana Jadi Calon Hakim MK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.