Menu Click to open Menus
Home » EKBIS » BBM Langka, Lembata Nyaris Lumpuh, Upaya Gagalkan Pilkada ?

BBM Langka, Lembata Nyaris Lumpuh, Upaya Gagalkan Pilkada ?

(791 Views) February 13, 2017 3:44 pm | Published by | No comment

Antrian warga Lembata, mencapai 2 KM untuk mengisi BBM di SPBU Lamahora, Kota Lewoleba. (foto:sandro)

LEWOLEBA, aksiterkini.com – Sejak menjelang H-5 Pilkada, Lembata mengalami kelangkaan bensin. Aktivitas dalam kota nyaris lumpuh. Harga enceran bensin di pinggir jalan melambung tinggi.

Menjelang pilkada Lembata, bensin di Kota Lewoleba mendadak langka. Antrian masayarakat yang datang ke SPBU di Lamahora, Kota Lewoleba membentuk antrian panjang sejauh 2 km lebih. Itu baru antrian sepeda motor. Belum lagi antrian mobil roda empat dan roda enam.

Disinyailir, kelangkaan BBM di Kota Lewoleba disebabkan karena kapal pengangkut BBM, KM Alfian dari Pertamina Larantuka ke Lewoleba karam dihantam gelombang beberapa waktu lalu.

Ada juga yang mensinyalir bahwa kelangkaan BBM di kota Lewoleba disengaja untuk melumpuhkan aktivitas masyarakat menjelang pilkada.

Pantauan media ini, antrian panjang mengular di jalan menuju SPBU Lamahora, dari depan rumah jabatan Pejabat Bupati Lembata. Ada masayarakat yang rela datang ke SPBU sejak Pkl. 05.00 Wita hanya untuk merebut urutan pertama.

Simon Kesape, salah satu warga Lewoleba, mengaku sudah dua hari mengantri tetapi belum mendapat giliran karena dirinya datang pkl. 07.00 Wita, antrian sudah mencapai 500 meter.

“Saya datang jam 07.00, tapi antrian sudah panjang dan membludak. Saya sudah dua hari antri tapi belum dapat juga,” ungkap Simon, Senin, 13 Februari 2017.

Lain halnya dengan Laurensius Lanang. Dia mengaku kalau sepeda motor yang mengantri hanya dijatah Rp 15 ribu.

Dengan kelangkaan BBM ini, aktivitas warga Kota Lewoleba nyaris lumpuh. Beberapa PNS terpaksa terlambat karena kendaraan roda duanya kehabisan bensin, terpaksa menunggu ojek. Itu pun hanya beberapa ojek saja yang beroperasi dengan harga melambung, misalnya, dari Waikomo ke kantor bupati yang biasanya Rp. 10.000 menjadi Rp. 50.000.

Sementara itu, beberapa penjual enceran dipinggir jalanpun menaikan harga jual sekaligus mengurangi isian bensin menjadi hanya ¾ dengan harga Rp. 20.000 sampai Rp. 30.000.

Bukan hanya bensin yang langka. Minyak tanahpun menjdi langka. Anye de Ornai, salah seorang ibu rumah tangga di bilangan Wangatoa, terpaksa membeli minyak tanah di Adonara. Lembata saat ini mengalami kelangkaan BBM dan aktivitas warga nyaris lumpuh. (sandrowangak)

Topik:
News:

No comment for BBM Langka, Lembata Nyaris Lumpuh, Upaya Gagalkan Pilkada ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *