Menu Click to open Menus
Home » GELIAT DESA » BARAKAT Latih Mantan Buruh Migran Bikin Garam Yodium, Akhir Pekan Ini Launching

BARAKAT Latih Mantan Buruh Migran Bikin Garam Yodium, Akhir Pekan Ini Launching

(251 Views) March 15, 2018 3:44 am | Published by | No comment

LEWOLEBA, aksiterkini.com – Lembaga Pengembangan Masyarakat Lembata (LSM BARAKAT) terus mengembangkan kegiatan dalam upaya mendukung “Gerakan Indonesia Memanggil Kembali 1,8 Juta Tenaga Kerja Indonesia (TKI)”. Antara lain, dengan melatih mantan buruh migran/TKI dan keluarga buruh migran di Kabupaten Lembata untuk memproduksi garam yodium.

Direktur Barakat, Benediktus Bedil menjelaskan, pelatihan atau bimbingan teknis pembuatan garam yodium dilaksanakan selama sepekan, mulai Senin (12/3) sampai Sabtu (17/3). “Ini untuk mengoptimalkan pemanfaatan potensi sumber daya alam pesisir laut secara produktif melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan pembuatan garam yodium sebagai pilihan cerdas untuk tidak menjadi TKI, apalagi TKI illegal,” ungkap Benediktus Bedil, Kamis (15/3).

Dijelaskan bahwa pada tahun 2014 lalu, Pemkab Lembata melalui Dinas Kelautan dan Perikanan sudah mengucurkan modal dan sarana pengolahan garam. Terbentuk 15 kelompok petani garam, yang berhasil memproduksi 20 ton garam dalam sebulan. Sayangnya, garam tersebut disinyalir mengandung belerang karena laut sumber garam berada persis di kaki gunung berapi Ile Lewotolok.

Alhasil, Barakat menjalin kerjasama dengan LPPM Unwira Kupang untuk melakukan uji laboratorium. “Ternyata, hasil uji laboratorium menyatakan teknologi yang dikembangkan dengan cara menyaring tanah garam kemudian memasaknya pun sebagai sebuah teknologi tradisional dan manual yang higienis karena kandungan sulfur (belerang) pun lenyap ketika proses itu terjadi,” terangnya.

Karena itulah, Barakat menjalin kerjasama dengan BNP2TKI melalui BNP3TKI menggelar bimtek pembuatan garam yodium. “Kegiatan ini akan berakhir pada tanggal 17 Maret ini, sekaligus melaunching produk garam rakyat beryodium. Launching garam rakyat beryodium akan dilakukan oleh bapak bupati Lembata,” ungkap Benediktus Bedil.

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa bimtek yang dilakukan diikuti oleh 25 peserta dari 5 (lima) desa dampingan BARAKAT. “Para peserta juga diberikan materi tentang kewirausahaaan, dan bermigrasi secara aman dan produktif,” jelasnya.

Hal teknis yang dipelajari antara lain menyangkut proses pembuatan garam yodium secara sederhana dan hemat biaya, peningkatan kualitas dan kuantitas garam, serta akses permodalan ke lembaga keuangan.(fre)

No comment for BARAKAT Latih Mantan Buruh Migran Bikin Garam Yodium, Akhir Pekan Ini Launching

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.