Menu Click to open Menus
Home » BUDAYA » Atraksi Seni Budaya Kedang Ramaikan Clossing Ceremoni Expo Uyeleun Raya

Atraksi Seni Budaya Kedang Ramaikan Clossing Ceremoni Expo Uyeleun Raya

(104 Views) October 31, 2018 9:15 am | Published by | No comment

BENIHADING II, aksiterkini.com – Banyak atraksi budaya masyarakat Uyeleun Raya dipentaskan pada malam Clossing Ceremoni Expo Budaya Uyeleun Raya di Desa Benihading II, Kecamatan Buyasuri, Lembata, Minggu (28/10/2018). Beragam atraksi budaya seperti pong kemer, silaq mansa (silat kampung) –baik untuk orang dewasa maupun remaja, tari dana, tarian buhu lelu, juga tatong disuguhkan buat pengunjung yang hadir pada acara ini.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lembata, Aplonaris Mayan selaku ketua penyelenggara Expo Budaya Uyelewun Raya dalam laporannya menyampaikan bahwa Pemda Kabupaten Lembata menjadikan kebudayaan daerah sebagai landasan pembangunan sektor pariwisata. “Ini sudah tertuang dalam RPJMD Kabupaten Lembata tahun 2018-2022.”

Apol menyampaikan bahwa even ini adalah untuk menjaga, menggali dan melestarikan tatanan dan nilai-nilai budaya masyarakat Kedang. Masyarakat ini memiliki beragam budaya, khas, unik dan menarik yang dapat menarik bagi produk pemasaran pariwisata.

Tujuan expo budaya Uyelewun Raya antara lain menggali, memperkenalkan beragam kebudayaan etnis Kedang, meningkatkan kreatifitas dan peran serta masyarakat Ledang di sekitar uyelewun untuk menjaga dan melestarikan nilai budaya, serta memperkaya pesona wisata Kedang melalui promosi.

Ada berbagai kegiatan yang dilakukan pada expo ini diantaranya, polung kowal purun apaq ilaq apaq, pameran budaya dari 42 desa, atraksi budaya, dan kuliner Uyelewun Raya.

Wakil Ketua DPRD Lembata, Yohanes Derosari dalam sambutannya menyampaikan bahwa Expo Uyeleun Raya merupakan expo tingkat kabupaten sehingga perlu membooming secara tingkat nasional.

Menurutnya, dalam melakukan sebuah even dibutuhkan dana. Sehingga dia pun memberikan dukungan pada  Bupati Lembata untuk berani membuat terobosan dalam mendukung pariwisata di Lembata. “Tidak perlu takut dalam membuat expo,” kata Derosari dan berharap agar even ini perlu dievaluasi agar kedepannya perlu ditingkatkan dan bisa mendekati sempurna.

Bupati Eliaser Yentji Sunur menyampaikan bahagia akan terselenggaranya Expo Uyelewun Raya. “Ini karena kita mencintai Uyelewun Raya. Tahun ini kita lakukan kegiatan untuk identifikasi ragam budaya pada suku-suku. Tahun depan kita dapat memasarkan budaya dan harus ada kesamaan,” katanya.

Bupati Sunur berharap agar pada tahun 2019 expo ini tetap diselenggarakan. “Tahun depan kita buat di Puncak Oba. Jika dapat terlaksana, maka jalan akan kita buat,” kata Sunur.

Sunur mengapresiasi semua kalangan masyarakat yang telah berpatisipasi dalam menyukseskan expo ini. Dia meminta maaf pada masyarakat atas kurangnya pengalaman dari panitia penyelenggara dalam menyukseskan kegiatan ini.

Sesudah menutup acara ini secara resmi, Bupati Sunur dan rombongan bersama masyarakat Kedang melakukan tarian namang soleq secara bersama-sama.(Sius Leumolong)

No comment for Atraksi Seni Budaya Kedang Ramaikan Clossing Ceremoni Expo Uyeleun Raya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.