Menu Click to open Menus
Home » BUDAYA » ASN Komitmen Kerja Keras Bangun Lembata; Juga Datangkan Bus dan Kapal Wisata

ASN Komitmen Kerja Keras Bangun Lembata; Juga Datangkan Bus dan Kapal Wisata

(520 Views) January 9, 2019 8:32 am | Published by | No comment

Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur memberikan arahan dihadapan para ASN dan undangan yang mengikuti  Natal dan Tahun Baru Bersama di Kumaresort Senin, 07 Januari 2019. (Foto: Kim Koting/Dok.Kominfo LBT)

LEWOLEBA, aksiterkini.com – Mengawali tahun 2019, Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur dan Wakil Bupati, Thomas Ola mengadakan acara Natal dan Tahun Baru bersama para Aparatur Sipil Negara (ASN). “Hari ini kita bersama merayakan natal dan tahun baru. Tentu bukan sekedar acara rutin dan serimonial. Namun menjadi momentum penting dan strategis merajut kebersamaan, kekeluargaan dan solidaritas.”

“Lebih dari itu”, sambung Bupati Sunur penuh ceria, “Justru di tahun 2019 ini, momentum menyatukan tekad dan komitmen yang kuat dari ASN untuk secara bersama membangun daerah, Lewotana, Leuawuq Lembata tercinta lebih produktif, maju dan sejahtera. Kita mesti refleksi apa yang telah kita kerjakan tahun 2018. Pasti ada kemajuan dan kesuksesan pembangunan. Tapi diakui masih ada kekurangan. Mari kita komit untuk bekerja lebih baik lagi di tahun 2019 ini. Kalau Lembata maju, anda ASN juga maju dan sukses ”.

Bertempat di Rumah Jabatan (Rujab) Kuma Resort, Senin (7/1/2019), Bupati Eliaser Yentji Sunur di hadapan para ASN dan undangan lainnya, mengajak seluruh Pimpinan OPD dan Aparatur Sipil Negara  (ASN) di Kabupaten Lembata untuk bekerja pada Tahun Anggaran 2019 dengan rileks dan semangat baru.

Selain itu, ia juga mengajak semua pihak untuk melupakan segala sesuatu yang terjadi di Tahun 2018 dan mulai bekerja dengan motivasi baru.  Ya, “Lupakan segala sesuatu yang sudah terjadi diantara kita di Tahun 2018 dan mari kita bekerja dengan semangat baru di Tahun 2019 ini. Sebagai pemimpin saya dan pak wakil tidak harus minta maaf secara terus menerus karena tegas dalam perintah pada bawahan mesti demikian agar segala sesuatu bisa berjalan sebagaimana mestinya”, katanya.

Menurutnya, permintaan maaf itu jika terjadi kesalapahaman antara personal maka momen Natal, Tahun Baru atau Idul Fitri kita harus saling memaafkan.  “Tapi, sebagai pemimpin, saya dan pak Thomas juga tidak boleh terus meminta maaf, namun wajib mengarahkan staf untuk disiplin bekerja dan berkomitmen membangun daerah ini lebih maju”.

Ia menyeruhkan agar seluruh ASN selalu bekerja sama di unit-unit kerja masing-masing karena dengan bekerja sama beban kerja seberat apapun dapat menjadi ringan tegasnya. Ia melanjutkan, sejak planning  kalian harus sudah mendesain waktu kerja hingga bulan November setiap tahunnya, sehingga pada bulan Desember ada waktu untuk rekreasi dan tidak memeras tenaga dan pikiran berlebihan.

Ia juga mengajak kepala OPD dan seluruh ASN di Lembata untuk tekun dan giat bekerja mengejar target pendapatan daerah senilai Rp 75 miliar di Tahun 2019. Dengan pencapaian target pendapatan yang mencukupi ia memastikan kesejahteraan ASN di Lembata pasti meningkat.

Jika pada tahun 2019, target Penerimaan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lembata dapat mencapai Rp 75 miliar, demikian Bupati Sunur, maka saya yakin PAD kita akan terus meningkat, bahkan dipastikan mencapai Rp 100 Miliar pada tahun 2022 mendatang. “Keyakinan adanya lonjakan PAD ini bukan tanpa alasan. Karena kita sudah tahu ada sumber-sumber pendapatan yang menjadi incaran kita, tanpa membebankan masyarakat dengan menaikan pajak. Kenaikan PAD ini tentu akan berdampak pada kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat. Namun kesejahteraan ASN juga diperhatikan,” tandas Bupati Sunur.

Karena itu, lanjut Sunur, segala program dan kegiatan pada OPD masing-masing mestinya dituntaskan paling lambat sampai bulan November dalam tahun berjalan. Dengan demikian, pada bulan Desember kita menutup tahun dengan penuh suka cita karena beban tugas kita sudah sukses dikerjakan. Silahkan kalian menikmati akhir tahun dengan gembira dan boleh berwisata bersama keluarga.

“Tahun ini, Pemda Lembata memiliki dua Bus Baru Wisata Full AC, nanti dioperasikan ke jalur wisata Lewoleba ke Bukit Cinta Lembata (BCL), Bukit Doa dan hingga Desa Bour, Kecamatan Nubatukan PP, agar memicu meningkatnya kunjungan wisatawan karena sarana transportasi sudah tersedia dan beroperasi secara rutin. Sedangkan untuk sarana transportasi laut, Pemda mendapatbantuan Kapal Wisata yang baru saja diuji coba tadi siang.”

Kapal wisata ini, jelas Bupati Sunur, secara rutin melintasi perairan Teluk Lewoleba, Pulau Awulolong dan Tanjung Tuak.

Selain itu, Pemerinta Pusat juga akan membantu dua kapal wisata lagi termasuk sebuah Kapal Pinisi. Penyediaan sarana taransportasi baik darat maupun laut justeru semakin mendukung pengembangan pariwisata di Kabupaten Lembata.

Menarik sebuah terobosan baru dilakukan Bupati Sunur. Mengapa tidak. Untuk menjamin kenyamanan kerja dan semangat ASN khususnya para guru, Bupati Yenti Sunur membuka ruang bagi guru atau Kepala Sekolah untuk memilih tempat dan sekolah mana yang ia sukai untuk bekerja. Karena selama ini, penempatan guru atau Kepala Sekolah ditentukan dari atas oleh Bupati. Dimana, penempatan tersebut kadang tidak disukai atau diinginkan oleh yang bersangkutan. Dampaknya, guru tersebut tidak betah bekerja dan dipastikan merugikan para siswa.

Karena itu, mulai tahun ini, ungkap Sunur, silahkan pilih sendiri tempat untuk mengajar dan mengabdi. Nanti akan diatur, jika pada sebuah sekolah terjadi “ledakan” guru, maka ditempuh dengan mengundi, biar adil, katanya.

Menurut Bupati Sunur, hal yang sama juga pihaknya menerapkan kepada pejabat Eselun 3 dan eselon 4 untuk secara bebas memilih jabatan pada OPD mana yang diinginkan sesuai kompetensi yang dimiliki. Strategi ini, lanjut Bupati Sunur, dimaksudkan untuk membangkitkan semangat kerja yang tulus sesuai kompetensi dan kemampuan yang dimiliki pejabat yang bersangkutan. Pejabat juga butuh suasana kerja yang baik agar berprestasi maksimal. Namun hal ini tentu berbeda dengan Pejabat Eselon 2, dimana mekanisme rekrutmennya lain, yakni melalui Lelang Jabatan. Karena itu, khusus jabatan eselon 2 itu kewenangan bupati untuk menentukan, ujarnya.

Terobosan ini, nampaknya menjadi terobosan pertama dilakukan sang bupati, namun dengan tetap memperhatikan regulasi yang berlaku.

“Matahati tetap terbit dari Timur, dan akan terbenam di ufuk Barat. Matahari tidak mungkin terbit dibarat dan terbenam di Timur. Matahari tidak bisa dikendalikan. Namun dibutuhkan kemampuan ASN untuk memanfaatkan matahari yang ada dengan berbagai peluang dan rencana kerja kita masing-masing membangun Lewotana, Leuawuq lebih maju, produktif, sukses dan sejahtera. Daerah Kabupaten Lembata maju, tentu ASN juga maju dan sejahtera”, ungkap Sunur puitis memotivasi para ASN Lembata.

Hadir dalam acara Natal dan Tahun baru bersama tersebut Wakil Bupati Lembata Dr. Thomas Ola, SE.ME, Pj. Sekretaris Daerah Anthanasius Aur Amuntoda,SE,MM,  Para Asisten Sekretaris Daerah, Pimpinan OPD, Para Camat dan Lurah sekota Lewoleba serta tokoh agama dan tokoh masyarakat sekabupaten Lembata dan undangan lainnya. (Marsel Molan, Karolus Kia Burin/ Dinas Kominfo Lembata/Advetorial)

No comment for ASN Komitmen Kerja Keras Bangun Lembata; Juga Datangkan Bus dan Kapal Wisata

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.