Menu Click to open Menus
Home » POLKAM » Anton Hadjon Siap Amankan SK DPP Sekalipun Dirinya Tak Diakomodir Jadi Bacabup PDIP

Anton Hadjon Siap Amankan SK DPP Sekalipun Dirinya Tak Diakomodir Jadi Bacabup PDIP

(3351 Views) May 31, 2016 4:04 pm | Published by | No comment

LARANTUKA, aksiterkini.com — DPC PDI Perjuangan Flores Timur (Flotim) akan mengamankan keputusan partai jika Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP menetapkan bakal calon Bupati PDIP Flotim bukan kader partai dalam Pilkada Flotim 2017. Yang menjadi masalah, justru kemampuan mempengaruhi massa pemilih dari para kader akan mengalami penurunan sangat drastis jika dibandingkan dengan bakal calon Bupati dari kader partai.

Hal ini dikatakan Ketua DPC PDIP Flotim Antonius Gege Hadjon, ST kepada aksiterkini.com ketika ditemui dirinya di sela-sela pengembalian formulir pendaftaran penjaringan bakal calon (Balon) Partai Amanat Nasional (PAN) Flotim di Rumah PAN, San Dominggo, Larantuka beberapa hari yang lalu.

“Sebagai kader partai, loyalitas saya tidak bisa diragukan. Maka kami akan segaris lurus dengan keputusan partai (DPP). Kami tetap melaksanakan. Tetapi keputusan partai semestinya juga mempertimbangkan suara struktur tingkat bawah yang dominan menghendaki kader partai ditetapkan sebagai calon.”

“Komando partai wajib diamankan. Tetapi kemampuan kader dalam mempengaruhi masyarakat pasti tidak maksimal. Ini bukan soal keloyalan. Maka salah satu pertimbangan penentuan calon tentang menjaga keutuhan partai, menjadi hal yang saya kira sangat penting,” katanya.

Menurutnya, loyalitas itu adalah persoalan pribadi dan bukan persoalan kolektivitas. Jikapun nanti terdapat kader yang tidak loyal terhadap keputusan partai, bisa saja terjadi. Tetapi tentu sudah siap dengan segala konsekuensi yang mesti diterima.

“Bagaimanapun yang memilih nanti tidak hanya kader, tetapi juga masyarakat. Itu artinya kerja kader sangat menentukan dalam mempengaruhi masyarakat. Ketika rekomendasi itu jatuh kepada yang bukan kader, secara struktural pergerakan partai akan alami kesulitan. Apalagi calon yang ditetapkan itu, tingkat elektabilitasnya rendah maka daya terima figur tersebut di masyarakat tidak bisa diharapkan,” tandasnya.

Hadjon bahkan menegaskan, bila calon yang ditetapkan itu bukan kader lalu nanti dalam Pilkada Flotim 2017 calon tersebut gagal memenangkan konstestasi, maka DPC PDIP Flotim tidak bisa serta-merta dikatakan tidak bekerja. Bahwa setiap tingkatan struktur partai, memiliki kewenangan masing-masing.

“Setiap tingkatan pasti menyadari kewenangannya. Kita tidak perlu saling mempersalahkan siapapun jika sebuah keputusan itu menghasilkan kekalahan. Karena itu sudah menjadi garis komando partai. Tetapi pada tingkatan-tingkatan itu pasti ada penilaian-penilaian tanpa harus saling mempersalahkan,” tegas Hadjon.

Disinggung soal pertemuan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP NTT, Frans Lebu Raya dengan Ketua DPD II Golkar Flotim, Yosef Sani Betan, ST dan calon incumbent Valentinus Tukan, S.Ap di Rumah Jabatan (Rujab) Wakil Bupati Flotim beberapa waktu lalu sebagai indikasi kepastian terbentuk koalisi dan Calon Bupati PDIP Flotim, Anton Hadjon menganggapnya sebagai suatu pertemuan makan siang biasa dan perlu diberi kesempatan.

“Dalam suatu proses politik, itu hal yang biasa saja. Apalagi kalau pertemuan itu juga dengan orang-orang yang kemungkinan maju sebagai calon. Saya memang tidak hadir. Dan itu pilihan saya ketika disampaikan. Kalau memang itu sebuah pertemuan, saya memberikan kesempatan; kalau itu memang sebuah pertemuan,” tandas Hadjon sembari mengulang kalimat yang sama. (rag)

Topik:
News:

No comment for Anton Hadjon Siap Amankan SK DPP Sekalipun Dirinya Tak Diakomodir Jadi Bacabup PDIP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *