Menu Click to open Menus
Home » POLKAM » Alex Ofong: Untuk Jembatan Waima, Bukan Tambal Sulam Dengan Membuang Uang Ke Kali

Alex Ofong: Untuk Jembatan Waima, Bukan Tambal Sulam Dengan Membuang Uang Ke Kali

(204 Views) April 1, 2019 2:02 am | Published by | No comment

LEWOLEBA, aksiterkini.com – Wakil ketua DPRD NTT, Aleksander Take Ofong menjelaskan bahwa Pemerinah Propinsi sedang menunggu status hukum Jembata Waima sebelum mengambil tindakan yang perlu. Selain soal kewenangan, Pemprop juga menanti hasil audit BPK dan proses penyelidikan kejaksaan.

Hal itu disampaikan Ofong menjawab pertanyaan peserta reses di Lewoleba, Minggu (30/3/2019). Reses masa sidang 1 tahun 2019 dilakukan guna menyampaikan hasil kerja selama tahun 2018, juga untuk menyerap aspirasi masyarakat.

Ofong melakukan reses bersama Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Maria Banaux Lewoleba dan OMK Paroki Arnoldus Janssen Waikomo. Dia didampingi Wakil Bupati Lembata, Thomas Ola Langoday. Ofong mengutarakan hasil positif dari pembangunan baik di tingkat propinsi dan kabupaten untuk menopang pariwisata di kabupaten Lembata sesuai dengan visi dan misi Gubernur NTT, diantaranya dengan memperhatikan infrastrukur jalan.

Pembangunan jembatan Waima yang sudah menelan anggaran senilai R 1,6 Miliar dari APBD II Kabupaten Lembata,  jika dialihkan ke propinsi maka harus ada kejelasan. Karena hingga saat ini masih banyak perbedaan pendapat.

“Karena ada dugaan gagal kontruksi dan sudah dilaporkan ke kejaksaan, maka kita tunggu kejelasan hukumnya. Kita  juga masih menunggu (hasil) audit dan laporan dari BPK apakah ada  kerugian negara atau tidak, serta ada kejelasan asset. Jika mau dilanjutkan pembangunan oleh propinsi maka harus dialihkan ke propinsi baru dialihkan lagi ke kabupaten,” ungkap Offong kepada peserta reses.

Sebagai putra daerah Lembata, dia berharap agar pemerintah dan DPRD Lembata punya prinsip dan komitmen yang sama dalam menyelesaikan masalah jembatan Waima agar bisa mempermudah akses jalan bagi masyarakat. Ya, “Untuk jembatan Waima, kita harus punya komitmen bersama, dan bukan tambal-sulam dengan membuang uang ke kali,” tegasnya.

Hingga kini, menurut dia, sedang dipikirkan bagaimana cara membangun jembatan Waima secara konprehensf atau secara jangka panjang. “Bila perlu didesain secara baik sehingga dapat menjadi tempat pariwisata yang menarik.”

Karena itu, menurutnya, dalam membangun pariwisata mestinya didukung dengan pembangunan infrastruktur yang baik. “Pembangunan di segala aspek yang bersinggungan dengan pariwisata, juga penyedia kuliner yang baik serta fasilitas untuk tempat tinggal harus diperhatikan agar wisatawan yang datang merasa nyaman.”(Sius Leumolong)

No comment for Alex Ofong: Untuk Jembatan Waima, Bukan Tambal Sulam Dengan Membuang Uang Ke Kali

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.